Saham Studio Dragon Dilaporkan Anjlok Usai 'Arthdal Chronicles' Tuai Berbagai Kritikan Netter
TV

Meskipun sudah lama dinantikan, 'Arthdal Chronicles' rupanya mendapat banyak kritikan dari netter. Hal ini juga berimbas pada harga saham rumah produksi drama yang dibintangi Song Joong Ki cs, Studio Dragon.

WowKeren - Drama blockbuster Korea, "Arthdal Chronicles" telah menayangkan episode pertamanya pada 1 Juni lalu. Namun meskipun sudah lama dinantikan, drama yang dibintangi oleh Song Joong Ki, Kim Ji Won dan Jang Dong Gun itu rupanya mendapat banyak kritikan dari netter.

Banyak netter yang mengkritik alur cerita, sinematografi, properti, riasan hingga akting dari para pemain drama fantasi ini. Beberapa netter bahkan mengaku kecewa karena memiliki harapan terlalu tinggi pada drama tersebut. Hal ini rupanya juga berimbas ke harga saham rumah produksi "Arthdal Chronicles", Studio Dragon.


Pada hari senin (3/6), dilaporkan bahwa harga saham Studio Dragon menurun tajam hampir 10 persen setelah drama tersebut tayang perdana pada akhir pekan. Sebanyak 54 miliar won (Rp 642 miliar) diinvestasikan dalam produksi drama ini dan Studio Dragon adalah perusahaan rumah produksinya.

Meskipun para pemainnya bertabur bintang, "Arthdal Chronicles" dinilai gagal memenuhi harapan tidak hanya penonton tetapi juga para investor. Menurut Korea Exchange, harga saham Studio Dragon ditutup pada 66.900 won (Rp. 808 ribu) pada hari Senin (3/6).

Saham tersebut turun sebanyak 9,35 persen dari sebelumnya. Itu adalah angka terendah saham perusahaan selama setahun terakhir. Harga saham CJ ENM selaku perusahaan induk tvN yang menayangkan drama ini juga turun 2,4 persen pada hari itu.

"Ini telah menjadi salah satu acara TV paling ditunggu tahun ini dengan para pemain bertabur bintang dan anggaran produksi yang besar," ujar peneliti perusahaan investasi Meritz Securities, Lee Hyo-jin. "Namun, ini tidak menjamin peringkat pemirsa yang lebih tinggi. Kita perlu melihat lebih jauh apakah peringkatnya meningkat saat dramanya berlanjut."

Peneliti perusahaan investasi eBest Securities, Kim Hyun Yong juga setuju setuju bahwa kritikan terhadap "Arthdal Chronicles" juga berdamapak pada nilai saham Studio Dragon. eBest Securities bahkan menurunkan harga target saham Studio Dragon sebesar 11,5 persen menjadi 85.000 won (Rp 1 juta) per saham.

"Kemunduran akan mempengaruhi pendapatan Studio Dragon tahun ini dan juga tahun depan," ujar Kim Hyun Yong. "Kami menurunkan pandangan kami tentang perusahaan sekitar 11 persen."

Di sisi lain, pengamat industri media yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan kekecewaan itu terlalu berlebihan. Menurutnya "Arthdal Chronicles" merupakan drama dengan konsep baru di Korea yang belum pernah di buat sebelumnya.

"'Arthdal Chronicles' menciptakan dunia imajiner. Seluruh adegan memerlukan efek CG yang kompleks. Ini adalah sesuatu yang belum pernah dicoba oleh produksi Korea untuk sebuah acara TV sebelumnya," ujar pengamat industri tersebut. "Ada harapan beragam tentang acara TV. Saya percaya harga saham Studio Dragon mencerminkan kekecewaan yang berkembang saat ini."

You can share this post!

Related Posts