LRT Jakarta Pertama Kali Uji Coba Publik, Tengok Sensasinya
Twitter/lrtjkt
Nasional

Uji coba publik yang diadakan mulai hari Selasa (11/6) ini akan melayani masyarakat selama 17 jam setiap harinya. Uji coba ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

WowKeren - Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta mulai melakukan uji coba publik hari ini, Selasa (11/6). Transportasi metro teranyar di Ibu Kota ini akan melayani rute dari Rawamangun ke Kelapa Gading. Secara spesifik titik-titik pemberhentian kereta LRT ini antara lain Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome.

Dengan bermodalkan tiket pendaftaran online yang gratis, masyarakat bisa mencoba kereta yang melintasi sepanjang 5,8 km di atas jalan raya ini. Uji coba publik yang dilayani hingga tanggal 21 Juni 2019 mendatang mulai dibuka pukul 05.30 WIB hingga pukul 23.00 WIB dengan headway atau waktu tunggu kereta sekitar 10 menit.


Dilansir dari DetikFinance, berikut adalah suasana hari perdana pengoperasian LRT Jakarta untuk publik. Sekilas LRT Jakarta memiliki desain yang sangat mirip dengan Moda Raya Terpadu (MRT). Perbedaannya, gerbong-gerbong LRT ini lebih kecil ukuran dan kapasitasnya. LRT juga hanya terdiri dari dua gerbong dalam satu rangkaian kereta.

"Jadi gini ya, kalau bandingin sama MRT ya memang kita lebih minimalis," jelas Direktur Utama (Dirut) LRT Jakarta Alan Tandiono di Stasiun Boulevard Utara, Jakarta, Selasa (11/6). "Sebetulnya sama, cuma kita lebih minimalis saja."

Perbedaan lain yang cukup mencolok adalah gerbong kereta LRT memiliki kesan kecil dan sempit, berbeda apabila dibandingkan dengan kondisi gerbong MRT maupun KRL. Hal ini untuk menyesuaikan konsep LRT sebagai kereta ringan. Tempat duduk yang disediakan pun tidak banyak, yakni sekitar belasan tempat duduk berikut dengan kursi prioritas.

Namun LRT tetap menyediakan cukup ruang berdiri untuk penumpang yang tak mendapatkan tempat duduk. Pegangan tangan yang disediakan pun tergantung dengan jarak yang tidak terlalu tinggi sehingga tak sulit untuk menggapainya. Jumlah yang disediakan pun memadai untuk seluruh penumpang.

Kondisi suhu ruangan kereta yang didatangkan jauh-jauh dari Korea Selatan ini sangat membuat penumpang nyaman. Pendingin ruangan yang disediakan cukup untuk membuat penumpang tak kegerahan sekalipun harus berdempetan di dalam kereta.

Terkait dengan pergerakan kereta di atas rel, kereta LRT ini bergerak dengan cukup halus. Goncangan hanya sedikit terjadi dan tidak terlalu besar kekuatannya. Perjalanan pun jadi tidak terlalu terasa karena waktu tempuh yang tergolong cepat. Pasalnya lintasan kereta LRT sepanjang 5,8 km hanya ditempuh dalam waktu 13 menit.

"Jadi memang uji publik ini jadi ajang kami untuk melakukan percobaan dan sosialisasi LRT kepada masyarakat," ujar Alan. "Sambil menunggu Pemprov DKI Jakarta memberikan kami izin dan meresmikan operasional LRT Jakarta."

You can share this post!

Related Posts
Loading...