Saham YG Entertainment Langsung Anjlok Gara-Gara Skandal Narkoba B.I eks iKON?
Selebriti
Kasus Narkoba BI iKON

B.I dicurigai membeli dan menggunakan obat-obatan terlarang tiga tahun lalu. Harga saham YG Entertainment mengalami penurunan diduga karena skandal mantan personel iKON ini.

WowKeren - Saham YG Entertainment langsung anjlok menyusul dugaan kasus narkoba B.I mantan personel iKON. Pemilik nama Kim Hanbin itu dicurigai membeli dan menggunakan obat-obatan terlarang tiga tahun lalu.

Saham YG Entertainment saat ini diperdagangkan pada 31.950 won (atau sekitar Rp 385 ribu) pada pukul 4 sore waktu setempat. Harganya mengalami penurunan 4,05 persen (minus 1.350 won atau sekitar Rp 16.300) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya.


Penurunan harga saham YG Entertainment disebut-sebut efek dari kecurigaan B.I menggunakan narkoba pada 2016. Sebelumnya, Dispatch membeberkan serangkaian obrolan KakaoTalk antara B.I dan dealer A di mana ia bertanya tentang harga LSD (Lysergic acid diethylamide) dan bahkan meminta diskon.

Laporan pertama tentang B.I dirilis sekitar pukul 10:15 pagi waktu setempat, yaitu ketika harga saham mulai turun. Saham diperdagangkan pada puncak 33.800 won (sekitar Rp 407 ribu) pada pukul 10:15 pagi waktu setempat sebelum mulai menurun dengan cepat.

Saham YG Entertainment Langsung Anjlok Gara-Gara Skandal Narkoba B.I eks iKON

Source: Koreaboo

B.I sendiri mengakui bahwa dirinya sempat berniat menggunakan narkoba tapi urung melakukannya karena takut. Meski begitu, penyanyi kelahiran 1996 itu merasa bersalah pada para penggemar dan memutuskan untuk meninggalkan grup.

YG Entertainment mengonfirmasi bahwa B.I akan meninggalkan grup dan menyampaikan telah mengakhiri kontrak eksklusif dengannya. Ini berarti B.I juga keluar dari agensi.

Sementara itu, penampilan B.I dalam sejumlah variety show juga akan dihilangkan akibat skandal narkoba. Ia tampil di "Law of the Jungle" SBS dan "Grand Buda-Guest" JTBC.

You can share this post!

Related Posts
Loading...