Marvel Studios Tak Akan Hidupkan Kembali Iron Man Meski Fans Buat Petisi
Paramount Pictures
Film

Sebelumnya, para pecinta film MCU membuat petisi bertajuk 'Bring Tony Stark Back to Life'. Petisi ini meminta agar Marvel memberikan alternatif lain dari akhir cerita 'Avengers: Endgame'.

WowKeren - Kematian sejumlah superhero favorit di film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) rupanya membuat sebagian besar penggemar merasa tak terima. Terutama saat Tony Stark alias Iron Man (Robert Downey Jr.) dikisahkan mengorbankan nyawa di film "Avengers: Endgame" demi mengalahkan Thanos (Josh Brolin).

Bahkan saking kesalnya, sejumlah penggemar tak segan membuat petisi yang ditujukan pada pihak Marvel Studios untuk memberikan alternatif lain dari akhir cerita "Avengers: Endgame". Dalam petisi bertajuk "Bring Tony Stark Back to Life" yang diunggah di laman Change.org tersebut, mereka juga meminta Tony Stark dihidupkan kembali.


"Tony Stark selalu siap untuk mempertaruhkan nyawanya, menderita, dan mengorbankan dirinya untuk siapa pun, tanpa pernah menerima imbalan apa pun. Sejak awal, sejak dia masih kecil. Dia tidak pernah bisa bahagia, dan ketika dia akhirnya mendapatkan apa yang selalu dia inginkan, istrinya, putrinya, keluarganya.. dia meninggal," tulis salah satu penggemar yang menggagas petisi ini.

"Dia tidak pantas menerima ini dan itu tidak adil, setelah semua yang dia lalui, dan dilakukan untuk semua orang, dia layak untuk hidup dan melihat putrinya tumbuh dewasa," lanjut petisi tersebut.

Menanggapi hal ini, pihak Marvel Studios pun rupanya angkat suara. Melalui duo penulis Stephen McFeely dan Christopher Markus, mereka menegaskan bahwa alur cerita dalam film "Avengers: Endgame" sudah direncanakan secara matang sejak beberapa tahun silam. Oleh karena itu, hal-hal yang disebutkan dalam petisi fans tersebut tidak mungkin diwujudkan.

"Ini normal di MCU. MCU bukan tempat di mana kita bisa mengulang karakter sesukanya lalu tiba-tiba Iron Man (Tony Stark) muncul lagi," ungkap Christopher Markus, dalam sesi wawancara dengan Empire.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meskipun ada karakter yang tewas di "Avengers: Endgame", namun jagat sinematik MCU akan tetap berlanjut dengan karakter-karakter lainnya. "Harus ada karakter yang mati, sementara jagat ini (MCU) harus terus berdiri dan berjalan (dengan pergantian karakter). Jadi jika kamu ingin mengeluarkan seseorang dari cerita, maka harus benar-benar kamu 'keluarkan'," lanjutnya.

Jawaban ini tentunya senada dengan apa yang diutarakan oleh Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, beberapa waktu lalu. Pada bulan April lalu, Kevin menegaskan bahwa alur cerita "Avengers: Endgame" memang telah direncanakan sejak empat tahun silam. "Kita membutuhkan akhir cerita yang hebat. Kita juga perlu sebuah akhir cerita untuk awal yang baru," ungkapnya kala itu.

Tak hanya itu, Kevin juga sama sekali tak ragu menjadikan "Avengers: Endgame" sebagai akhir dari kisah para superhero MCU. Keputusan tersebut tentunya mengandung risiko besar bagi kelangsungan Marvel Studios. Apalagi selama ini seri "The Avengers" merupakan yang paling populer dari franchise MCU.

Meski demikian, Kevin juga mengatakan bahwa Marvel Studios siap untuk meninggalkan penggemar yang menginginkan lebih banyak cerita Avengers, daripada membuat mereka merasa bosan dengan karakter-karakter yang ditampilkan. "Kami ingin ada akhir yang pasti. Ada perkataan yang luar biasa yang dikatakan Robert Downey Jr. dalam film: 'Bagian dari perjalanan adalah akhir.' Itulah arti 'Endgame'," lanjutnya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...