B.I Eks iKON Dituding Beli Narkoba Lewat Han Seo Hee, Begini Kata Pihak Kepolisian
Twitter
Selebriti
Kasus Narkoba BI iKON

Hari ini, Kamis (13/6), santer beredar kabar jika B.I membeli narkoba melalui Han Seo Hee, mantan trainee YG yang pernah terlibat dalam skandal narkoba T.O.P Big Bang. Dan pihak kepolisian pun akhirnya memberikan pernyataan resminya terkait hal ini.

WowKeren - Mantan member iKON, B.I, saat ini tengah menjadi perbincangan lantaran skandal narkoba yang menjeratnya. Kontroversi ini berawal dari laporan eksklusif Dispatch yang mengklaim jika B.I membeli dan menggunakan narkoba sekitar tiga tahun lalu.

Menurut laporan tersebut, pemilik nama asli Kim Hanbin tersebut membeli LSD (Lysergic acid diethylamide) dari dealer wanita A. Dan hari ini, Kamis (13/6), beredar laporan yang menyebutkan jika A adalah Han Seo Hee. Dia adalah mantan trainee YG Entertainment yang juga terlibat dalam skandal narkoba T.O.P Big Bang 2017 lalu.


A sendiri telah diselidiki polisi pada tahun 2016 lalu. Di kesaksian pertamanya, dia mengaku jika telah mengirim LSD ke B.I di depan asrama iKON. Namun dia mengubah kesaksiannya, sehingga polisi akhirnya menutup kasus tersebut tanpa menginterogasi B.I.

Setelah beredar dugaan A adalah Han Seo Hee, pemberitaan media pun semakin menjadi dan penuh dengan spekulasi. Dan menanggapi hal ini, pihak kepolisian pun akhirnya merilis pernyataan resminya.

Pihak kepolisian menjelaskan jika mereka tidak pernah mengidentifikasi A sebagai Han Seo Hee. Selain itu, mereka juga menolak untuk memberikan informasi tentang identitas asli A.

"Laporan yang menyatakan bahwa obrolan B.I terungkap oleh (Han Seo Hee) hanyalah rumor dari media," tutur pihak kepolisian. "Sulit bagi kami untuk mengungkapkan siapa A itu. Kami tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa itu adalah Han Seo Hee, dan kami tidak dapat mengungkapkan siapa dia sebenarnya."

Sebelumnya, pihak kepolisian juga mengungkapkan jika ada kemungkinan untuk kembali menyelidiki kasus ini. Penyelidikan kembali pada B.I dapat dilakukan jika A mengubah kesaksiannya sekali lagi.

"Kami akan kembali menghubungi A, yang membagikan pesan KakaoTalk dengan B.I mengenai pembelian obat-obatan terlarang," ujar pihak kepolisian. "Dan jika ada perubahan dalam kesaksian yang diberikan oleh A, kami akan mempertimbangkan untuk kembali melakukan penyelidikan."

You can share this post!

Related Posts
Loading...