Bukan Karena Supir Ngantuk, Kecelakaan di Tol Cipali Akibat Penumpang Rebut Paksa Kemudi Bus
Nasional

Sementara itu, seorang saksi lain bernama Winda juga menyebutkan ada seorang penumpang yang diduga mencoba mengambil ponsel atau kendali supir. Hal itu menyebabkan perdebatan kemudian kendaraan hilang kendali ke atas kanan.

WowKeren - Kecelakaan beruntun terjadi di tol Cikampek-Paliman pada Senin (17/6). Kecelakaan yang melibatkan bus Safari Dharma Raya, dia mobil dan satu truk menyebabkan 12 orang meninggal dan 11 orang luka-luka.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa kecelakaan terjadi lantaran seorang penumpang mencoba merebut kendali sopir bus. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan saksi kecelakaan tol Cipali yang bernama Amsor. Ia juga merupakan orang yang berusaha merebut kendali dari sopir bus.


"Di tengah perjalanan, saudara Amsor memaksa supir untuk berhenti dengan cara mengambil alih secara paksa kemudi tersebut," ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (17/6) seperti yang dikutip dari CNN Indonesia. "Kendaraan bus hilang kendali ke kanan selanjutnya menyeberang dan terjadi kecelakaan."

Sementara itu, seorang saksi lain bernama Winda juga menyebutkan ada seorang penumpang yang diduga mencoba mengambil ponsel atau kendali supir. Hal itu menyebabkan perdebatan kemudian kendaraan hilang kendali ke atas kanan. Bus lalu menyeberang ke jalur lainnya dan menabrak mobil dari arah berlawanan.

"Selanjutnya bus tersebut menabrak kendaraan Innova, dan di belakangnya ada mobil truk," tutur Winda. "Mobil truk menghindar sehingga terguling masuk ke median jalan, bus melaju ke jalur lambat B menabrak kendaraan expander dan menindih kendaraan tersebut."

Sopir bus menjadi salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan tersebut. Kecelakaan tersebut terjadi dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Polisi segera melakukan evaluasi dan berbuntut pada kemacetan lalu lintas di sekitar KM 150 Tol Cipali.

You can share this post!

Related Posts
Loading...