PA 212 Tanggapi Pernyataan JK Soal Pemulangan Rizieq Shihab: Pemerintah Harus Tanggung Jawab
Nasional

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin meminta presiden dan jajaran petinggi pemerintahan mengamini apa yang dikatakan oleh Jusuf Kalla terkait pemulangan Rizieq Shihab.

WowKeren - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah tak pernah melarang Habib Rizieq Shihab untuk pulang ke Indonesia. Meski demikian, ia mengakui bahwa memang ada kendala sehingga tidak memungkinkan Rizieq untuk kembali ke Tanah Air.

Terkait hal ini, Persaudaraan Alumni (PA) 212 memberikan tanggapan. Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin meminta agar apa yang disampaikan oleh JK tersebut diamini oleh jajaran pemerintah. Ia meminta agar mereka segera mencabut pencekalan terhadap Rizieq.


"Apa yang disampaikan oleh JK harus diamini oleh Presiden dan para petinggi pemerintahan yang lain untuk segera mencabut pencekalan terhadap HRS sampai visa beliau overstay," kata Novel dilansir dari Detik, Rabu (10/7). "Dan sudah mencapai kena denda Rp 110 juta/orang sebagaimana disampaikan oleh pejabat KBRI di Saudi Arabia Abegebriel."

Novel menilai bahwa overstay Rizieq sangatlah merugikan. Oleh sebab itu, ia menuntut pemerintah untuk ikut bertanggung jawab dengan menanggung denda yang harus dibayar. "Ini sangat merugikan dan pemerintah harus bertanggung jawab sampai pencekalan dan denda itu dibayar," tegas Novel.

Tak hanya itu, Novel juga meminta agar pemerintah menghapus semua catatan kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut ketika sekembalinya ke Tanah Air nanti. Sebab, hal itu dianggap sebagai kriminalisasi ulama.

"Dan ketika sampai di Tanah Air juga kasus kriminalisasi juga harus di SP3 semuanya," tegas Novel. "Dan diberikan jaminan untuk tidak ada upaya lagi kriminalisasi ulama lagi dan itu juga untuk ulama, tokoh, serta aktivis yang lain."

Sebelumnya, JK menegaskan bahwa tidak ada pihak yang melarang Rizieq untuk pulang ke Tanah Air. Namun karena suatu hal, Rizieq terkendala untuk kembali ke Indonesia. "Sejak awal juga begitu. Habib Rizieq sebenarnya tidak dilarang pulang. Cuma beliau ini masih ada kendala untuk pulang. Ya pemerintah terbuka saja," kata JK, Rabu (10/7).

You can share this post!

Related Posts
Loading...