Grace Natalie Ngaku PSI Tak Pernah Merengek Minta Jadi Menteri Jokowi
Instagram/gracenat
Nasional

Ketua Umum PSI, Grace Natalie, mengaku pihaknya tak pernah menyodorkan nama Menteri kepada Jokowi dan mengklaim partainya tak pernah 'pasang harga' sejak menjadi pendukung paslon 01

WowKeren - Isu mengenai kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin kini tengah ramai diperbincangkan. Sejumlah parpol diketahui telah menyodorkan nama kadernya sebagai kandidat Menteri Jokowi.

Namun, lain halnya dengan Partai Solidaritas Indonesia. Ketua Umum PSI, Grace Natalie, mengaku pihaknya tak pernah menyodorkan nama Menteri kepada Jokowi. Grace mengklaim PSI tak pernah "pasang harga" sejak memutuskan bergabung sebagai pendukung Jokowi-Ma'ruf.


"Sampai hari ini pun PSI tidak pernah meminta-minta merengek-rengek apalagi maksa," ujar Grace dilansir CNN Indonesia, Minggu (14/7). "Jadi kami percaya, Pak Jokowi tahu persis apa yang beliau butuhkan, orang-orang seperti apa."

Menurut Grace, PSI tidak dalam posisi untuk meminta jatah Menteri kepada Jokowi. Ia juga tak mau mengomentari prediksi sejumlah Menteri, dan menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada Jokowi.

Terkait dengan wacana Menteri milenial alias Menteri usia muda yang sempat digaungkan, Grace juga memberikan komentar. Mantan pembawa acara berita tersebut menjelaskan partainya memiliki banyak kader muda yang berkualitas di berbagai bidang, mulai dari lingkungan hingga pendidikan.

"Ya kalau memang Pak Jokowi melihat ada kriteria yang cocok ya kita siap untuk berkomunikasi tapi posisi PSI tidak dalam posisi apa aktif menyodorkan," terang Grace. "Kami percaya dan menghormati hak prerogatif Pak Presiden dalam menyusun kabinetnya apalagi ini periode yang terakhir."

Meski demikian, Grace juga mengaku bahwa komunikasi antara Jokowi dan PSI hingga kini terus berjalan. Grace kini tengah menunggu rencana pertemuan seluruh Ketum dan Sekretaris Jenderal Partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Di sisi lain, wacana Menteri muda Jokowi sempat ditanggapi oleh Ketum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. Menurut Mega, syarat minimal seorang calon menteri adalah mengetahui soal seluk beluk DPR RI. Pasalnya, DPR RI merupakan tempat untuk membuat UU, bertemu dan mengawasi rekan kerja, serta memutuskan RUU bersama pemerintah.

Oleh sebab itu, Megawati mengimbau kepada semua anak muda yang berniat menjadi menteri seperti wacana yang beredar, untuk menyiapkan diri mereka dengan sungguh-sungguh. "Jangan sampai dia bingung mau bikin apa, kalau perundang-undangan saja enggak hafal," pungkas Megawati pada Rabu (10/7).

You can share this post!

Related Posts
Loading...