Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon Bantah Perkosa Korban Secara Bergilir di Sidang Pertama
Naver
Selebriti

Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon meminta maaf pada korban tapi terus membantah bahwa mereka telah melakukan pemerkosaan bergilir. Berikut ini adalah pernyataan mereka.

WowKeren - Sidang resmi pertama untuk Jung Joon Young, Choi Jong Hoon, mantan karyawan Burning Sun, Mr. Kim, Mr. Heo serta Mr. Kwon berlangsung hari ini, Selasa (16/7), pukul 2:10 siang waktu setempat di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Jung Joon Young dituduh melanggar Undang-Undang Khusus tentang Hukuman Kejahatan Seksual (pembuatan dan menyebarkan rekaman yang diambil secara ilegal) yang diakuinya. Jung Joon Young, Choi Jong Hoon, dan anggota lain dari grup chat mesum mereka didakwa dengan pemerkosaan secara bergilir. Persidangan resmi untuk tuduhan ini dimulai pada 16 Juli.


"Aku meminta maaf kepada para korban, dan aku merenungkan kesalahanku. (Namun) ada bagian yang salah (dari tuntutan). Aku ingin menghapus tuduhan palsu itu di pengadilan," ujar Mr. Kim. Jung Joon Young menambahkan bahwa dirinya merasakan hal yang sama. Begitu juga dengan Choi Jong Hoon.

"Kami mengakui tuduhan terkait pembuatan video ilegal. Namun dia belum melakukan pemerkosaan bergilir (di mana korban dalam kondisi tidak sadarkan diri) atau berencana untuk melakukannya dengan para terdakwa lainnya. Aktivitas seksual yang terjadi adalah suka sama suka, dan korban tidak sadar atau tidak mampu menolak. Percakapan KakaoTalk bukan bukti yang sah karena diperoleh secara ilegal," ujar pengacara Jung Joon Young.

"Mengenai tuduhan pada Choi Jong Hoon sebagai seorang individu, dia bertemu dengan korban di beranda, tapi dia tidak memeluk atau menciumnya secara paksa. Adapun dakwaan pada kelompok, para terdakwa tidak merencanakan apa pun bersama-sama, dan korban tidak dalam keadaan tidak mampu melawan. Berdasarkan ingatan (Choi Jong Hoon), tidak ada hubungan seksual. Ada sedikit perbedaan dari kesaksian Jung Joon Young. Bahkan jika ada aktivitas seksual, itu tidak terjadi ketika korban dalam kondisi tidak dapat menolak," jelas pengacara Choi Jong Hoon.

"Aku minta maaf karena telah membuat skandal. Namun aku tidak secara paksa memerkosa atau melakukan aktivitas seksual yang tidak pantas dengan (korban). (Aku) juga tidak pernah merencanakan (hal semacam itu)," kata Choi Jong Hoon.

Sementara itu, persidangan kedua akan diadakan secara tertutup pada 19 Agustus. Para korban akan hadir untuk diinterogasi sebagai saksi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...