Yang Hyun Suk dan Big Bang Disebut Penyebab Utama Jatuhnya YG Entertainment
TV Daily
Selebriti

YG berada di tengah krisis berkepanjangan yang menuntun agensi menuju jurang kejatuhan. Yang Hyun Suk dan Big Bang disebut-sebut sebagai penyebab kehancuran agensi.

WowKeren - YG Entertainment menjadi sorotan publik dalam beberapa bulan terakhir ini akibat segala macam kontroversi mulai dari keterlibatan Seungri dengan skandal Burning Sun, dugaan layanan seks yang disediakan oleh Yang Hyun Suk serta kecurigaan terkait pemakaian narkoba oleh artis-artisnya. Kasus terakhir yang cukup mengejutkan publik adalah skandal narkoba B.I mantan personel iKON.

Dilansir laman Dailian.co.kr, YG Entertainment berada di tengah krisis berkepanjangan yang menuntun agensi menuju jurang kejatuhan. Yang Hyun Suk dan Big Bang disebut-sebut sebagai penyebab utama kehancuran agensi.


Yang Hyun Suk debut pada tahun 1992 sebagai anggota grup Seo Tai Ji and the Boys. Ia menjadi produser setelah grup bubar dan memulai jalan menuju kesuksesan yang tidak terduga.

Sebagai pendiri dan direktur eksekutif YG Entertainment, Yang Hyun Suk memimpin perusahaan ke depan. Ia membuat YG menjadi salah satu dari 3 agensi hiburan terbaik di Korea bersama JYP dan SM dengan memproduksi idol-idol yang luar biasa seperti Big Bang, 2NE1, iKON dan BLACKPINK (Black Pink). Pengaruhnya baik di dalam maupun luar negeri benar-benar tidak tertandingi.

Namun YG Entertainment terjerat serangkaian kontroversi yang melibatkan artis-artisnya untuk waktu yang lama. Ini membuat publik bertanya-tanya kenapa Yang Hyun Suk tidak mengambil tindakan tegas terhadap artis-artisnya sejak awal.

Itu semua dimulai dari G-Dragon (GD) anggota kunci dari grup utama Big Bang. Pada 2011, GD terlibat kontroversi setelah laporan tentang dirinya merokok ganja di klub Jepang muncul. Pada 2014, Park Bom juga terlibat kontroversi setelah ditangkap atas penyelundupan Adderall yang mengandung amfetamin. Pada akhirnya, kejatuhan YG benar-benar dimulai ketika Seungri yang kini berstatus mantan member Big Bang terlibat dalam tuduhan kekerasan seksual, penggelapan, distribusi narkoba dan prostitusi yang melibatkan klubnya Burning Sun.

Akhirnya, Yang Hyun Suk terpaksa mengundurkan diri dari semua posisinya di YG Entertainment setelah kecurigaan bahwa B.I diduga membeli narkoba dari Han Seo Hee. Tampaknya semangat YG yang tak tergoyahkan langsung runtuh pada saat itu juga.

Big Bang adalah kekuatan pendorong di balik pertumbuhan YG tapi juga landasan kejatuhan YG. Faktanya, metode YG dalam menangani berbagai tuduhan selalu sama, penolakan. Namun tanpa investigasi polisi yang tepat dilakukan, ada banyak rumor tentang agensi dan sebagai hasilnya, YG dituduh memiliki koneksi dengan polisi dan mendapat julukan "apotek" atau "toko obat" karena artis-artisnya terlibat narkoba.

Yang Hyun Suk mungkin berpikir bahwa ia bisa menghentikan apa pun dengan pengaruhnya, tapi aksinya justru membuahkan hasil yang tidak dapat diubah. Ia terlambat mengumumkan pemutusan kontrak dengan B.I dan Seungri, tapi publik melihatnya sebagai "pemotongan ekor". Akibatnya, publik berbalik melawan YG, meminta penggemar untuk memboikot agensi dan mendesak selebriti untuk pergi dan pindah ke agensi manajemen lainnya.

Sepanjang masa jabatannya selama 20 tahun, Yang Hyun Suk selalu menekankan keyakinannya pada bakat dan kebebasan, bertolak belakang dengan pendiri JYP Park Jin Young. Namun sikapnya yang selalu menyimpang di luar batas hukum tidak bisa bebas dari kritik publik. Akibatnya, ini menjadi sebab dan akibat yang akhirnya menyebabkan jatuhnya YG Entertainment.

You can share this post!

Related Posts
Loading...