Rey Utami Senasib Barbie Kumalasari Dibully Rumah Ngontrak, Masa Lalu Pablo Jual Minuman Terbongkar
Instagram/reyutami
Selebriti

Pihak Ketua RT tempat Pablo Benua pernah tinggal sempat membocorkan soal kepribadian hingga pekerjaan suami Rey Utami itu di masa lalu yang ternyata seorang agen minuman.

WowKeren - Fakta soal rumah mewah Rey Utami dan Pablo Benua akhirnya terkuak. Sama seperti Barbie Kumalasari, Rey dan Pablo ternyata cuma menyewa rumah mewah di lawasan Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Satpam di kawasan rumah tersebut mengungkap Pablo dan Rey tinggal sekitar tahun 2017-2018. Namun saat ini keduanya sudah tak tinggal lagi rumah tersebut.


"Pablo sudah lama tidak tinggal di sini. Dulu memang tinggal di sini, dan infonya bukan rumah pribadi. Sudah lama tidak terlihat sekitar satu tahun ke belakang," kata satpam.

Tak cuma itu, belakangan terkuak pula soal alamat yang tertera di KTP Pablo. Dalam KTP, suami Rey tersebut disebut tinggal di Jalan Kemang Raya, Sukmajaya. Namun setelah ditelusuri, alamat yang dimaksud menjadi tempat gudang kardus.

Pihak Ketua RT, Memed, lantas membenarkan kalau Pablo pernah tinggal di daerahnya. Namun ia menyangkal jika Pablo pernah membuat KTP di wilayahnya.

Memed juga sempat membocorkan kepribadian Pablo serta pekerjaannya. Walau kerap menuai kontroversi, Memed mengakui Pablo seorang yang ramah.

"Dia enggak pernah bikin KTP sama saya. Saya enggak tahu bikin KTP di mana. Dia memang tinggal di sini tetapi enggak lapor," kata Memed pada "Insert". "Saat itu, dia bekerjanya jualan, agen-agen minuman."

"Yah (selama kenal) orangnya baik, biasa ama saya sering ngobrol," kata Memed. "Kemang raya no.4 itu alamat Pablo dulu, cuma itu karena dia orangnya baik sering ngobrol jadi ga terlalu masalahin lah."

Sementara itu, Pablo disebut-sebut tak cuma bermasalah terkait vlog ikan asin. Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan STNK dan menyebut Pablo dituduh terlibat kasus penipuan dan penggelapan kendaraan.

"Dalam penggeledahan kita menemukan puluhan STNK, setelah kita cek di Ditreskrimum ada laporan berkaitan dengan penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo, itu dilaporkan pada 26 Februari 2018 lalu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. "Menurut pelapor, yang bersangkutan selaku debitur tidak bayar cicilan dan diduga unit dialihkan kepada orang lain."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts