Ketum PKB Cak Imin Incar Kursi Ketua MPR, Surya Paloh: Memang Dia Selalu Merasa Paling Pantas
Nasional

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengincar kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

WowKeren - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sempat mengungkapkan keinginannya untuk menjadi Ketua MPR ketimbang jadi Menteri. "Saya ingin di MPR, Menteri sudah pernah. Cukup lah saya mengabdi di eksekutif, gantian saya biar di legislatif," tutur Cak Imin pada 9 Juli 2019 lalu.

Keinginan Cak Imin menjadi Ketua MPR lantas ditanggapi oleh Ketum Partai NasDem, Surya Paloh. Ia menyebut bahwa Cak Imin memang selalu merasa menjadi yang paling pantas.


Selain itu, Paloh juga membahas pandangan NasDem terhadap jabatan Ketua MPR. Paloh mengaku bahwa NasDem yang bukan termasuk pemenang Pemilu 2019 tahu diri soal jabatan tersebut.

"Ah, NasDem itu harus tahu diri dia. Jangan, sudah tahu bukan parpol pemenang, bukan juga pemenang kedua, masih juga kepengin ketua ya ini kan," terang Paloh di Jakarta Selatan pada Selasa (16/7). "NasDem harus tahu berkaca diri."

Selain itu, Paloh juga menuturkan bahwa partainya tidak mau menggunakan "jas yang tidak sesuai ukuran". "Ya kan kita ini kadang-kadang selalu kepingin lebih, hingga pakai jas kebesaran. Nah NasDem enggak mau itu," jelas Paloh.

Sementara itu, Paloh mengembalikan keinginan Cak Imin untuk menjadi Ketua MPR kepada sosok yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri. Paloh juga mengaku dirinya sebagai seorang kakak memang tidak segesit Cak Imin.

"Itu kan PKB, tanya sama ketua PKB kawan, adik saya itu. Memang dia selalu merasa dia yang paling pantas, dan saya hormati itu. Saya hormati," terang Paloh sembari tersenyum. "Jadi enggak ada yang salah, biasa adik lebih gesit dari kakak. Sebagai kakak kadang-kadang saya enggak segesit adik."

Tak hanya itu, Paloh juga menegaskan bahwa Partai NasDem tidak akan mengincar kursi Ketua MPR. Namun apabila ada parpol lain yang ingin mengisi jabatan tersebut, maka NasDem bersedia untuk diajak berdiskusi.

"Nanti kita bicarakan. Itu kita bicarakan pertanyaan tadi kepada NasDem, kalau pada NasDem bisa langsung saya jawab, enggak ada!" tegas Paloh. "Tapi kalau pada partai lain, sahabat lain, ya boleh aja kita duduk bicara ya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...