TKN Jokowi Mengaku Kecewa dengan Amien Rais Soal 'Cebong Bersayap'
Instagram/amienraisofficial
Nasional

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) sebelumnya mengimbau agar tidak lagi digunakan istilah 'cebong' dan 'kampret' namun ia menyebut diksi baru, 'cebong bersayap'.

WowKeren - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ikut menanggapi pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pekan lalu. Dalam pernyataannya, Amien sempat menyebut istilah "cebong bersayap", yang mana istilah ini disoal oleh Tim Kampanye Nasional (TKN).

TKN mengaku kecewa dengan istilah cebong bersayap itu. Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding menilai bahwa komitmen Jokowi dan Prabowo untuk merajut kembali persatuan di Indonesia harus didukung oleh semua pihak. "Saya kira keinginan Pak Jokowi dan Pak Prabowo untuk menuju persatuan Indonesia yang sesungguhnya ini harus kita apresiasi ya, harus kita dukung," kata Karding dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (17/7).


Dengan menggunakan pilihan kata semacam itu, Karding menilai bahwa Amien masih belum ikhlas mendukung Jokowi dan Prabowo dalam mewujudkan persatuan Indonesia. "Salah satu cara mendukung kita adalah dengan tidak membuat diksi-diksi atau hal-hal yang dianggap atau dipersepsikan bahwa masih ada di antara pendukung, apalagi itu dari elite yang sepertinya tidak sepenuhnya menerima dengan ikhlas," tutur Karding.

Sebagai seorang elite politik, Amien seharusnya bisa menunjukkan jika dirinya mendukung pertemuan antara Jokowi dan Prabowo di Stasiun MRT Lebak Bulus Sabtu (13/7) lalu. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan mempererat kebersamaan antar elite pendukung.

Imbauan tersebut tak hanya berlaku pada para elite politik namun semua jajaran pendukung Prabowo maupun Jokowi, tak terkecuali tokoh agama. Seluruh pihak yang sempat terpisah karena jurang perbedaan berpolitik diharapkan bisa rujuk kembali dan bersatu mengingat dua tokoh besar yang bersaing di Pilpres kini sudah bersatu. "Agar apa? Agar terbangun suatu kondisi di mana kita bisa enak dan nyaman membangun," ujar Karding.

Sebelumnya, Amien mengimbau agar tak ada lagi penggunaan istilah "cebong" dan "kampret" untuk masing-masing pendukung Jokowi dan Prabowo. "Pertemuan dua tokoh yang intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret ya sehingga tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur gitu," tutur Amien di kediamannya di Jakarta, Selasa (16/7).

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts