Ahok Curhat Pengalaman Dipenjara, Malu Karena Sempat Stres Hingga Takut Minta Dokter
Nasional

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Ahok, membagikan pengalamannya selama dipenjara di Mako Brimob lewat video yang diunggah ke kanal YouTube 'Panggil Saya BTP'.

WowKeren - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, membagikan pengalamannya selama menjadi tahanan di Mako Brimob. Hal ini diungkapkan Ahok lewat vlog yang diunggah ke kanal YouTube "Panggil saya BTP" pada Rabu (17/7).

Dalam video tersebut, Ahok rupanya menjadi narasumber dalam Seminar Pembinaan Rohani Kristen di Gereja Reformed Injili Indonesia, Kota Samarinda. Ia pun membagikan pengalaman hidupnya di hadapan para jemaat gereja.


"Enggak ada orang yang enggak stres ketika kamu kehilangan. Istilahnya saya gini, kalau Gubernur aktif, DKI lagi, ditangkap masuk penjara enggak korupsi, enggak apa-apa, itu baru terjadi di agresi militer Belanda kedua," ujar Ahok. "Walaupun saya sudah merasa, kayaknya nih masuk ini."

Benar saja, setelah mendapat firasat akan dipenjara, Ahok menerima putusan hakim 2 tahun kurungan. Meski menyebut dirinya mendapat anugerah selama dipenjara, Ahok tak memungkiri masa-masa sulit yang dihadapinya di balik jeruji besi. Ia mengaku sempat malu karena merasa stres hingga mengalami sulit tidur.

"Saya mulai berpikir ini anugerah," ungkap Ahok. "Ketika masuk ke dalam, malamnya stres. Tapi saya tidak pernah kasih tahu orang (kalau) stres. Malu dong, masa Ahok stres dipenjara. Enggak bisa dong. Gini-gini juga gengsi saya ini. Setiap jam tidur pasti bangun, tapi rasanya sudah pagi. Begitu bangun udah terang, enggak, (ternyata) baru sejam."

Hingga akhirnya pada pekan keduanya dipenjara, Ahok mengalami stres hebat. Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku dirinya terbangun pukul 02.00 WIB subuh dan merasa terkena serangan jantung.

"Ini jantungan langsung ini sakit, panas. Saya panggil yang jaga, 'Pak tolong, saya jantungan Pak'. Terus dia lihatin, sekarang kok keluar keringat ya. Terus dia bilang 'lari aja Pak, ini Bapak stres, biasalah orang dikurung'," ujar Ahok menirukan penjaganya. "Terus dia pikir ini penjaga ada 60-an kalau saya lari pukul 02.00 WIB pagi terus dia pikir saya kabur, terus ditembak, gimana?"

Meski demikian, Ahok rupanya takut untuk memanggil dokter. Pasalnya, Ahok tak mau ada berita dirinya terkena serangan jantung di dalam penjara.

"Panggil dokter, oh jangan, nanti beritanya Ahok serangan jantung. Saya mulai ngerti berarti ini masih ada usaha, minta, panggil nama Tuhan," terang Ahok. "Tolong saya Tuhan, ini udah jantungan, tapi enggak jantungan, apa masalahnya. Dari pukul 02.00 WIB sampai jam 04.00 WIB. Saya ketemu, saya marah, saya enggak terima, saya nggak bersyukur masuk ke situ. Harusnya bersyukur Tuhan sudah izinkan, bersyukur. Itu kita minta Tuhan perintah hati kita, bersyukur."

You can share this post!

Related Posts
Loading...