Ibunda SBY Sakit Keras Hingga Dirawat di RS, Demokrat: Sudah Stabil Tapi Masih Belum Bisa Interaksi
Instagram/aniyudhoyono
Nasional

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengungkapkan bahwa kondisi ibunda SBY yang bernama Siti Habibah tersebut disebabkan oleh faktor usia.

WowKeren - Ibunda Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni Siti Habibah, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intesif sejak Kamis (8/8) pekan lalu. Siti Habibah diketahui dirawat di Rumah Sakit Mitra Cibubur.

"Sejak Kamis lalu sakit keras," ungkap Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, pada Minggu (11/8). "(Sekarang) kondisinya stabil."


SBY sendiri disebut terus memantau kondisi sang ibunda yang dirawat di rumah sakit. "Iya, Bapak (SBY) terus memonitor (kesehatan ibunya)," jelas Imelda.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Menurut Ferdinand, kondisi Siti Habibah disebabkan oleh faktor usia.

"Kamis petang itu kondisi Eyang Habibah itu menurun dan dilarikan ke RS Mitra Cibubur dan harus masuk ICU. Hingga sekarang masih tetap berada di ICU," terang Ferdinand dilansir Tribunnews, Minggu (11/8). "Selama ini memang sudah berkurang jauh kesehatannya karena faktor usia semata. Tidak ada sakit khusus."

Kondisi Siti Habibah sendiri juga disebut telah stabil. "Sudah stabil. Meskipun dalam kondisi masih belum bisa berinteraksi," tutur Ferdinand.

Sementara itu, Siti Habibah tercatat memiliki riwayat penyakit berupa gangguan empedu. Ia pernah menjalani operasi kala SBY masih menjabat sebagai Presiden RI, tepatnya pada 2011.

Di sisi lain, SBY sendiri baru saja kehilangan istrinya, Ani Yudhoyono, setelah berjuang melawan penyakit kanker darah. Dalam peringatan 40 hari wafatnya Ibu Ani pada 10 Juli 2019 lalu, SBY bahkan mengaku bahwa emosinya belum stabil. Presiden RI ke- 6 tersebut pun harus menggunakan bantuan teks kala memberi sambutan acara di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Biasanya saya jarang menggunakan teks seperti ini," tutur SBY dilansir Tribunnews, Rabu (10/7). "Dengan menggunakan teks, saya bisa menjaga emosi saya yang sekarang belum stabil. Izinkan saya membacakan teks ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...