JK Tak Sepakat Wacana PNS Kerja Dari Rumah: Hadir Di Kantor Saja Kadang Tidak Disiplin
Nasional

Salah satu pihak yang tidak setuju wacana PNS kerja dari rumah adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya, wacana tersebut belum bisa diterapkan untuk saat ini.

WowKeren - Wacana yang menyebutkan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS bisa bekerja dari rumah menuai pro kontra. Terkait hal ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla pun ikut buka suara.

JK menilai bahwa wacana itu belum bisa diterapkan untuk saat ini. Alasannya, saat ini saja masih banyak PNS yang kurang disiplin saat hadir ke kantor. Belum lagi apabila kantor kosong sehingga akan susah jika ada urusan.


"Kalau kita bicara sekarang ya belum lah, karena hadir di kantor saja kadang-kadang tidak disiplin apalagi tidak hadir," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/8). "Nanti kosong kantor gimana tuh orang menghadap? kalau ada yang mau urusan, kalau tiba-tiba 'ah saya di rumah saja' semua begitu, termasuk Wapres."

Namun untuk masa depan, hal itu tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan. Untuk saat ini, pekerja yang bisa melakukan pekerjaan mereka dari rumah hanya terbatas pada sektor-sektor tertentu. "Untuk kantor pemerintah, ya mungkin belum pada saat sekarang. Bukan mungkin belum, mungkin tidak pada saat sekarang," jelas JK.

Sebelumnya, KemenPAN-RB mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mendesain sistem kerja PNS agar meniru metode kerja perusahaan rintisan. Dengan begitu, PNS bisa bekerja dengan lebih fleksibel. "Nanti akan bisa kerja dari rumah, tinggal ngatur aturannya kayak bagaimana," kata Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja di Jakarta, Kamis (8/8).

Sementara itu menurut sejumlah PNS, wacana ini kemungkinan akan cukup sulit untuk direalisasikan. Pasalnya, diperlukan infrastruktur teknologi yang memadai serta pegawai yang cakap teknologi. Meski begitu, wacana ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil misalnya. Ia menilai bahwa jika wacana tersebut benar-benar direalisasikan, maka PNS diharapkan bisa tetap berkomitmen menyelesaikan tugasnya. "Ujung dari sebuah pekerjaan adalah produktivitas. Jadi cara bisa menyesuaikan, selama target dan produktivitas bisa dipertanggungjawabkan," kata Emil di bandung, Minggu (11/8).

You can share this post!

Related Posts
Loading...