Kecewa Gerindra Masuk Koalisi, NasDem Disebut Siap Gabung PKS Jadi Oposisi
Instagram/msi.sohibuliman
Nasional

Isu ini beredar usai Ketum NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman dikabarkan akan bertemu. NasDem sendiri beberapa kali diisukan tak lagi menjalin hubungan baik dengan koalisi 01, khususnya PDIP.

WowKeren - Berbagai manuver terus dilakukan para elite politik menjelang pergantian era kepemimpinan pada Oktober 2019 mendatang. Salah satu yang paling mengejutkan adalah isu bergabungnya Gerindra dalam barisan koalisi pendukung Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin.

Namun rupanya tak hanya masyarakat yang terkejut atas manuver ini. Salah satu partai koalisi Jokowi-Ma'ruf, Nasional Demokrat (NasDem), juga merasakan hal serupa.


Bahkan NasDem disebut-sebut kecewa dengan penerimaan Gerindra di tubuh koalisi. Hal ini berujung pada merebaknya kabar NasDem akan membentuk poros oposisi.

Kabar ini semakin kencang berhembus setelah Ketua Umum NasDem Surya Paloh dikabarkan akan bertemu dengan Presiden PKS Sohibul Iman. Diketahui PKS adalah satu-satunya partai yang bersikeras menjadi oposisi.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tak menjawab gamblang. Ia hanya menyebut, hubungan PKS dengan partai lain selalu baik selama demi kepentingan bangsa.

"Hubungan PKS dengan parpol lain selalu sinergis selama untuk kebaikan. Posisi PKS akan ditentukan Musyawarah Majelis Syuro (MMS)," ujar Mardani, Selasa (13/8). "Kita masih di luar pemerintahan. Saya sendiri angkat tagar 'Kami Oposisi' karena itu sehat dan mulia bagi demokrasi."

Namun Mardani mengaku siap menyambut bila NasDem benar bersedia menjadi oposisi dengan PKS. Kendati demikian ia memastikan PKS tak akan mengintervensi arah politik NasDem.

"Kalau NasDem mau di oposisi, kami tentu bergembira," ujarnya, dikutip dari Liputan 6, Rabu (14/8). "Tetapi semua parpol punya kemandirian menentukan sikapnya."

Berbeda dengan PKS, NasDem justru dengan tegas membantah isu yang beredar. "Sama sekali enggak benar lah. Masak politik putar arah sesimpel itu," ujar politikus NasDem Zulfan Lindan.

Zulfan menyatakan komunikasi antara Surya dan Sohibul adalah sebatas silaturahmi biasa. Jauh sebelum Pilpres pun keduanya juga kerap bertemu.

"Tetapi sikap politik tetap bersma Jokowi. Sama sekali tidak ada opsi di luar pemerintahan Jokowi," pungkasnya menegaskan. "NasDem tetap konsisten bersama Jokowi. Sekarang kan banyak yang ngarang-ngarang dan analisis tanpa data dan fakta."

You can share this post!

Related Posts
Loading...