Startup Minuman Tradisional Gibran Putra Jokowi Dituding Matikan Pedagang Kecil
Instagram/goola.id
Nasional

Banyak pihak menilai pemilihan menu minuman tradisional di bisnis kuliner Gibran itu dapat merebut lahan para pedagang kecil. Namun Gibran membantah dan memastikan target pasarnya berbeda.

WowKeren - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, diketahui baru saja mendirikan bisnis startup barunya. Bertajuk "Goola", nantinya Gibran dan rekan kerja siap menjual minuman tradisional seperti es doger.

Pemilihan menu jualan ini lah yang menarik perhatian publik. Beberapa pihak menilai bisnis startup ini dapat mengambil lahan pedagang kecil.


Menanggapi tudingan tersebut, Gibran pun hanya memberi respons santai. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa bisnis barunya itu tak akan mematikan pedagang kecil, seperti yang ditudingkan banyak orang kepadanya. "Yang jelas tidak akan mematikan pedagang kaki lima," tegasnya, Kamis (22/8).

Untuk diketahui, beberapa minuman tradisional yang siap dijual di Goola antara lain Es Doger Jeger, Es Kacang Hijau, dan Es Goola Aren. Ketiganya merupakan produk unggulan dari bisnis kuliner ini.

CEO Goola, Kevin Susanto, juga memastikan bisnisnya tak mengganggu lahan pedagang kecil. Pasalnya Goola menargetkan pangsa pasar kelas menengah, terbukti dari outlet-nya yang dibuka di beberapa pusat perbelanjaan.

"Kita tidak mematikan UMKM. Harga es doger di pinggir jalan berapa sih, Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu," tuturnya, dilansir oleh Detik Finance. "Ini yang Goola jual Rp 18 ribu, Rp 25 ribu, Rp 27 ribu."

Sebaliknya, jelas Kevin, Goola justru ikut membantu para pelaku UMKM. Sebab bahan baku minuman tradisional di kios mereka dipasok dari UMKM.

Sebelumnya, Goola juga menuai sorotan karena kucuran dana yang diterima. Pasalnya, firma modal ventura Alpha JWC Ventures disebut menggelontorkan dana sebesar USD 5 juta atau setara Rp 71 miliar untuk Goola.

Sontak nilai yang fantastis ini membuat banyak pihak terkejut. Keluhan pun dilayangkan oleh seorang warganet dengan akun @DirhamsyahRyan. Ia lantas membandingkan kucuran dana yang diperoleh Gibran dengan nasib para rakyat kecil.

Respons santai pun kembali Gibran berikan atas "nyinyiran" tersebut. Menurutnya tidak ada yang aneh dari sebuah bisnis minuman mendapatkan suntikan dari modal ventura. Secara tersirat ia menegaskan tak ada keterkaitan antara pembiayaan ini dengan statusnya sebagai putra kepala negara.

You can share this post!

Related Posts
Loading...