Ibu Kota RI Disebut Pindah ke Kaltim, Kepala Bappenas: Bukan di Samarinda Atau Balikpapan
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, menjelaskan bahwa Ibu Kota RI yang baru nantinya akan berlokasi di lahan yang memiliki akses mudah pada pelabuhan dan bandara yang sudah ada.

WowKeren - Ibu Kota RI disebut akan dipindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, lantas menegaskan bahwa Ibu Kota baru tak akan dibangun di Samarinda atau Balikpapan.

"Ya pokoknya di tempat yang belum ada kegiatan, maksudnya tanah kosong," tutur Bambang di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/8). "Jadi lokasinya (Ibu Kota baru) bukan di Samarinda atau Balikpapan, itu kota yang sudah berjalan ya."


Ibu Kota RI yang baru nantinya akan berlokasi di lahan yang memiliki akses mudah pada pelabuhan dan bandara yang sudah ada. Dengan demikian, tak perlu membangun pelabuhan dan bandara dalam pemindahan Ibu Kota RI ini.

"Ini kita kan membangun kota ini harus efektif dan efisien," ujar Bambang. "Jadi kita akan manfaatkan bandara yang sudah ada, pelabuhan yang sudah ada, jadi tidak perlu membangun bandara baru hanya untuk kota tersebut, itu intinya."

Selain dekat dengan bandara dan pelabuhan, Ibu Kota baru juga akan dibangun di lahan kosong yang dekat dengan kota fungsional. Yakni kota yang telah dilengkapi infrastruktur.

"Jadi kota baru, dari dulu kita ngomongnya kota baru. Bukan kota yang sudah berjalan. Kota baru, dibangun terletak dekat dengan kota yang sudah existing, yang sudah ada infrastrukturnya gitu loh," jelas Bambang. "Jadi tanah kosong, tapi bukan tanah kosong yang jauh dari mana-mana. Dia tanah kosong yang tidak terlalu jauh dari kegiatan kota yang fungsional."

Sebelumnya, Menteri Sofyan menyebut lokasi Ibu Kota baru Republik Indonesia adalah di Provinsi Kalimantan Timur. Namun, Sofyan mengaku pihaknya belum menentukan lokasi spesifik Ibu Kota tersebut. "Iya, Kaltim benar, tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana yang belum," tutur Sofyan pada Kamis (22/8).

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo juga sempat "menawarkan" tiga pilihan soal lokasi Ibu Kota baru kepada masyarakat. Lewat akun Instagram resminya, @jokowi, Presiden ke-7 RI itu menyebutkan tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...