Minuman Bubble Tea Jadi Sajen Persembahan Kuil Thailand
SerbaSerbi

Kuil di Thailand menjadi perbincangan publik setelah berikan sesajen yang nyeleneh. Tak sajikan bunga atau makanan, bubble tea justru jadi persembahan yang populer.

WowKeren - Penganut agama Buddha di Thailand mencapai 93 persen dari keseluruhan populasi mereka. Mereka terbiasa berdoa di kuil untuk meminta sesuatu jadi kenyataan. Kemudian mereka berjanji kepada para dewa bahwa mereka akan memberikan persembahan sebagai ungkapan rasa syukur ketika permohonan mereka dikabulkan.

Bentuk persembahan dalam menjalankan ritual ibadah ini biasa menggunakan berbagai macam sesaji. Sesaji ini biasanya berupa bunga, buah-buahan maupun makanan.


Namun hal mencengangkan justru terjadi di sejumlah kuil Thailand. Tak hanya menyajikan bunga atau makanan, warga justru membanjiri tempat persembahan setelah berdoa dengan bubble tea.

Hal ini lantas memunculkan pemandangan yang unik saat mengunjungi beberapa kuil di sana. Minuman ini diletakkan berjejer di samping bunga-bunga, makanan tradisional, dan buah-buahan untuk sajen. Tak hanya satu atau dua merek, melainkan banyak merek bubble tea yang dijajarkan di kuil tersebut.

Bubble tea merupakan minuman yang sangat populer di kalangan anak muda. Karena begitu populernya minuman ini, banyak warga Thailand lantas berani menjadikan bubble tea sebagai wujud persembahan suci saat berdoa.

Seorang blogger makanan asal Thailand, Payunbud, yang membagikan cerita tentang 'alih fungsi' bubble tea ini di halaman Twitter-nya. Foto yang diunggah pada pekan ini tersebut kemudian viral dan sudah mendapatkan lebih dari 12 ribu tanda like dan dibagikan sebanyak 85 ribu kali.

<i>Bubble Tea</i> di Kuil Thailand

Twitter

Sebagai contoh, salah satu warganet asal Thailand memberikan bubble tea untuk sesaji karena doanya agar mendapatkan kerja akhirnya terkabul. Kisah serupa dibagikan warganet lain yang mengaku jika dia sudah berjanji akan memberikan sesaji 5 bubble tea jika permintaannya dikabulkan.

Menanggapi bentuk sesaji yang unik ini, beberapa warga Thailand merasa tidak keberatan selama persembahan itu diberikan dengan hati yang tulus. Mereka percaya bahwa dengan rasa tulus maka mereka dapat terus diberkati.

You can share this post!

Related Posts
Loading...