Palapa Ring Timur Beroperasi, Warga Asmat Bisa Akses Internet
Nasional

Satelit Palapa Ring Timur akhirnya dioperasikan di distrik Agats Kabupaten Asmat, Papua. Bupati Asmat Elisa Kambu menyambut baik pengoperasian satelit Palapa Ring Timur itu karena warga Asmat kini bisa mengakses internet.

WowKeren - Distrik Agats Kabupaten Asmat, Papua menjadi kota pertama yang menikmati jaringan internet menggunakan fasilitas Palapa Ring Paket Timur. Pemanfaatan tersebut dilakukan bersamaan dengan pencanangan TV digital di perbatasan yang digelar pada Sabtu (31/8) di Nunukan, Kalimantan Utara.

Direktur Sumber Daya dan Administrasi Badan Aksesibilitas dan Telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Fadhilah Mathar mengatakan bahwa satelit Palapa Ring ini memang ditujukan untuk wilayah yang terpencil, terluar dan tertinggal atau dikenal dengan 3T. "Poin dari kegiatan ini mau menggaungkan bahwa digital dan internet tidak hanya konsumsi masyarakat urban, tapi juga dapat di wilayah 3T," ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam video conference-nya menyatakan bahwa Palapa Ring akan menghubungkan semua kabupaten atau kota di seluruh Indonesia. Lebih tepatnya ada sekitar 514 kabupaten atau kota. "Konstruksi Palapa Ring baru selesai 14 Agustus kemarin. Sekarang disinkronisasi dengan Palapa Ring Barat dan Tengah," katanya.


Dengan terkoneksinya tiga jaringan Palapa Ring tersebut, maka jaringan internet yang diterima masyarakat di kota besar hingga terpencil tak lagi ada kesenjangan. Hal ini dibuktikan dengan lancarnya video conference di dua zona berbeda tanpa terputus ataupun delay. "Ini menunjukkan tidak ada perbedaan kota besar, kota kecil, pegunungan, kita bisa lakukan komunikasi dengan cara ini," kata Rudiantara.

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu menyambut baik pengoperasian satelit Palapa Ring Timur dan menjadikan Asmat sebagai kota pertama yang menikmatinya. Ia juga berharap dengan beroperasinya jaringan Palapa Ring Timur akan membuat koneksi internet di Papua, khususnya Asmat, lebih baik lagi.

Karena selama ini, masih ada warga Asmat yang kesulitan mengakses internet, karena cakupannya tidak luas dan berat untuk mengaksesnya. Apalagi jika saat cuaca sedang buruk, sinyal internet dan GSM pun kadang ikut terdampak.

"Dengan ini kalau jaringan ini bisa baik, terkoneksi dengan baik, tidak ada halangan, kita tidak perlu ke kota (dapat sinyal internet). Tapi di tempat kita sendiri bisa," ujar Elisa saat ditemui di lapangan Polres Asmat, Papua, Sabtu (31/8).

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts