Kontra KPAI, Menpora Yakin PB Djarum Tak Eksploitasi Anak
Instagram/nahrawi_imam
Nasional
Polemik Beasiswa PB Djarum

Selain itu, Menpora Imam Nahrawi pun meminta agar PB Djarum tak berhenti mengaudisi calon atlet bulu tangkis. Permintaan ini ia sampaikan usai PB Djarum mengaku akan menyetop audisi pada 2020 mendatang

WowKeren - Konflik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Persatuan Bulu Tangkis (PB) Djarum diketahui semakin panas. Apalagi Djarum Foundation berniat untuk menghentikan audisi calon penerima beasiswa bulu tangkis pada tahun depan akibat konflik ini.

Dua kubu pun terbentuk demi menanggapi masalah ini. Ada yang berdiri di kubu KPAI, seperti dari psikolog dan pemerhati anak Seto Mulyadi. Namun ada pula yang mendukung PB Djarum, salah satunya Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.


Dalam pernyataan terakhirnya, Imam berharap agar Djarum Foundation tetap menggelar audisi demi merekrut bibit-bibit unggulan di bidang bulu tangkis. Hal ini ia sampaikan kala membuka acara Puncak Peringatan Haornas ke-36 di Menara Pandang Siring, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Jangan pernah bermimpi untuk berhenti (mengaudisi)," ujar Imam, Minggu (8/9) malam. "Lakukan terus audisi atlet bulu tangkis itu. Rekrut sebanyak-banyaknya anak-anak usia dini untuk bisa dilatih hingga masuk audisi dan bahkan masuk pelatda dan camp-camp mereka."

Imam pun mengaku yakin tak ada unsur eksploitasi anak di balik pemberian beasiswa Djarum ini. "Saya sampaikan dalam forum yang mulia ini, agar bibit-bibit calon-calon juara dunia bulu tangkis tidak kecil hati dan tidak patah arang untuk mengikuti segenap pelatihan-pelatihan yang ada," tegasnya, dilansir Liputan 6.

Di sisi lain, manajer tim PB Djarum, Fung Permadi, pun membenarkan soal rencana penghentian audisi beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang. Kendati demikian, Fung memastikan komitmen mereka untuk mencetak atlet berkualitas tak akan surut. Pihaknya, ujar Fung, akan terus bergerilya mencari bibit pebulutangkis muda yang siap menjadi pelapis pemain senior di Pelatnas Cipayung.

"Apapun caranya, entah melalui audisi atau tidak melalui audisi, tidak akan menghentikan mandat yang saya terima dari PB Djarum," kata Fung. "Untuk selalu mencetak atlet-atlet bulu tangkis dengan prestasi dunia."

Di sisi lain, sikap Menpora ini menuai respons negatif dari Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi. Ia mengaku mengkritik keras sikap Imam yang justru mendukung audisi PB Djarum tetap dilaksanakan.

You can share this post!

Related Posts
Loading...