Menteri Susi Klaim Kembalikan Uang Negara Rp 9,4 T, Fahri Hamzah: Lebih Hebat Dari KPK Dong
Nasional

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengklaim Kementeriannya berhasil menekan anggaran untuk biaya program dan operasional selama 4 tahun.

WowKeren - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengaku telah mengembalikan uang negara senilai Rp 9,4 triliun selama masa jabatannya. Hal tersebut disampaikan Susi dalam pemaparan kinerja triwulan II 2019.

"Dalam empat tahun, kami kembalikan Rp 9,4 triliun karena efisiensi," terang Susi di kantornya pada Senin (9/9). KKP disebut Susi berhasil menekan anggaran untuk biaya program dan operasional Kementerian selama 4 tahun.


Pengakuan Susi ini lantas ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. "Lebih hebat dari KPK dong," cuit Fahri mengomentari artikel yang memberitakan Susi bertajuk "Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Sebut Kembalikan Duit Negara 9,4 T", pada Selasa (10/9).

Fahri Hamzah

Twitter

Sementara itu, penghematan tersebut disebut Susi dilakukan di masing-masing unit. Ia mencontohkan pada 2015 KKP telah menghemat anggaran hingga Rp 1,09 triliun.

Lalu pada 2016, KKP menghemat hingga Rp 2,93 triliun. Penghematan tersebut dilakukan berturut-turut hingga pertengahan 2019.

Selain itu, Susi juga menjelaskan bahwa KKP merupakan satu-satunya Kementerian yang menurunkan anggarannya dalam APBN. Tak hanya sukses menghemat dan mengembalikan uang negara, Susi juga menyebut KKP berhasil meningkatkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"PNBP di sektor perikanan sebelum Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) menjabat cuma Rp 300 miliar," ungkap Susi. "Mulai tahun kemarin hampir Rp 1 triliun."

Tak hanya itu, Susi juga mengungkapkan bahwa pada triwulan II 2019, PDB perikanan umbuh 6,25 persen atau lebih tinggi 29,39 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 4,83 persen. Apabila dirupiahkan, Susi menyebut bahwa PDB pada triwulan II 2019 naik menjadi Rp 62,24 triliun dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 58,58 triliun.

Di sisi lain, Menteri Susi sendiri telah berpamitan dengan anggota DPR RI di akhir masa jabatannya. Hal itu disampaikan olehnya dalam rapat gabungan di komisi IV DPR RI. Ia juga meminta maaf jika ada tindakan-tindakannya yang selama ini tidak berkenan bagi anggota DPR RI.

"Saya mohon maaf kalau banyak kesalahan yang saya buat, terutama kekeraskepalaan saya, tapi ini untuk kebaikan Indonesia," ujar Susi di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (9/9). "Walaupun saya dikenal tukang nembakin kapal, tapi saya menjalankan amanah, bukan untuk pribadi. Jadi dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf."

You can share this post!

Related Posts
Loading...