Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Maut di Nganjuk Ditahan, Ternyata Buron Narkoba
Nasional

Kecelakaan maut yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (9/9) memakan 3 korban meninggal. Tohir yang menjadi satu-satunya korban selamat ditahan oleh polisi karena menjadi buronan narkoba.

WowKeren - Kecelakaan maut yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin (9/9) lalu masih menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya kecelakaan antara bus Mira dan mobil Innova tersebut menewaskan tiga orang penumpang mobil.

Dalam kecelakaan maut tersebut, ditemukan korban selamat bernama Tohir Rohjana (22) yang merupakan warga Desa Subokastowo, Kecamatan Tambak Bayan, Kabupaten Ponorogo. Sedangkan ketiga penumpang yang meninggal dalam kecelakaan naas tersebut adalah Panji Wisnu Kusuma (21), Vico Abdillah (22), dan Amalia Hatesin Maugraheni (17).


Tohir yang selamat dilaporkan mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Namun, siapa disangka jika dirinya akan langsung dijemput oleh Tim Satresnarkoba Polres Ponorogo.

"Kami jemput yang bersangkutan karena lukanya ringan dan bisa menjalani pemeriksaan," kata Kasat Resnarkoba Polres Ponorogo Iptu Eko Murbiyanto, Selasa (10/9).

Penjemputan Tohir ini bukannya tanpa alasan. Ternyata satu-satunya korban yang selamat dari kecelakaan maut ini adalah buronan kasus narkoba. Ia ditetapkan sebagai buronan polisi sejak sepekan yang lalu.

Seperti tak kapok, Tohir ternyata pernah mendekam di penjara sebelumnya. Ia baru saja dibebaskan pada 17 Agustus lalu setelah dipenjara karena menjadi pengedar pil double L.

Saat ini Tohir tengah ditahan di Polres Ponorogo. Namun, untuk kasus kecelakaan yang menewaskan 3 orang ini polisi belum menentukan siapa tersangkanya.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan serta meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti. Meski belum ditetapkan, tak menutup kemungkinan pengemudi mobil Innova bisa menjadi tersangka.

"Tapi dengan melihat olah TKP memang pengemudi Toyota Inova yang potensi bisa menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan itu," kata Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renata. "Yang pasti silahkan ditunggu saja hasil penyelidikan yang masih kami lakukan."

Sebelumnya, Kanit Laka Sat Lantas Polres Nganjuk, Ipda Gino menduga para korban diduga mengkonsumi minuman beralkohol sebelum kecelakaan terjadi. Penyebab dugaan tersebut karena tercium baru alkohol dari para korban.

Ada pula dugaan jika para korban telah mengkonsumsi narkoba saat itu. Sayangnya dugaan tersebut harus dilakukan pengecekan oleh dokter terlebih dahulu.

Sementara, Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanya Wiranta mengatakan, dari hasil tes apakah korban setelah pulang dugem atau tidak masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, untuk memastikan kondisi korban sebelum kejadian, pihaknya sudah melakukan tes urin pada korban yang selamat.

"Yang sebelum kejadian itu melakukan dugem atau tidak masih kami selidiki lebih lanjut. Korban selamat sudah dites urin," jelas AKBP Dewa.

You can share this post!

Related Posts
Loading...