Absen Dari Panggilan Polisi, Aktivis Sri Bintang Mengaku Tak Diberitahu
Nasional

Aktivis Sri Bintang Pamungkas mengaku tak mendapatkan surat panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya terkait tuduhan ujaran kebencian yang diarahkan PITI kepadanya.

WowKeren - Nama aktivis Sri Bintang Pamungkas sempat membuat heboh Indonesia lantaran ajakannya yang kontroversial. Dalam pernyataannya pekan lalu, Sri Bintang terang-terangan menyerukan agar Presiden Joko Widodo mundur dari pelantikannya pada 20 Oktober 2019 mendatang.

"Jadi saya kira apa yang anda sampaikan bahwa tidak ada cara lain, tidak ada cara lain kecuali Jokowi harus mundur dan kalau sampai terlambat, jangan tunggu tanggal 20," kata Sri Bintang dalam cuplikan video tersebut. "Sekarang-sekarang harus ada persiapan untuk menjatuhkan Jokowi karena apa, karena dia telah melakukan tindakan makar terhadap republik ini."


Pernyataan ini pun membuat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) melaporkan sang aktivis ke Polda Metro Jaya pada Rabu (4/9). Pelaporan ini pun direspons pihak Polda Metro Jaya dengan rencana pemanggilan Sri Bintang pada hari ini, Rabu (11/9).

"Yang bersangkutan (Sri Bintang) diagendakan pemeriksaan pada Rabu (11 September 2019)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (10/9). Sedianya sang aktivis diperiksa pada pukul 10.00 WIB.

Namun rupanya Sri Bintang tak memenuhi panggilan tersebut. Ia mengaku tak menerima surat panggilan dari kepolisian terkait kasus ujaran kebencian yang dialamatkan kepadanya. Oleh karena itu ia tak memenuhi panggilan perdananya sebagai terlapor.

"Saya tidak pernah menerima surat panggilan," ujar Sri Bintang saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/9). "Artinya sudah tentu tidak pernah sampai ke tangan saya ataupun keluarga saya dan ditandatangani oleh orang rumah."

"Ini kan sekarang hari Rabu dan panggilannya enggak ada kok," imbuhnya, dilansir Liputan 6. "Kalau surat itu mungkin jatuh ke tempat lain, saya enggak tahu."

Ketika ditanya soal kemungkinan ia dipanggil pada Kamis (12/9) esok, Sri Bintang pun mengaku tetap tak akan datang. Pasalnya ia telah memiliki agenda lain yang tak bisa ditinggalkan. "Saya punya acara di MPR, acara Front Revolusi Indonesia (FRI)," pungkasnya.

Di sisi lain, Sri Bintang pernah mengaku bahwa ia tak mempermasalahkan laporan PITI tersebut. Sebab, menurutnya, apa yang ia sampaikan dalam video tersebut adalah sebuah pendapat yang sah dan telah dijamin oleh undang-undang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...