Jokowi Bicara Kemungkinan Indonesia Alami Resesi 1,5 Tahun Ke Depan
Nasional

Presiden Joko Widodo menuturkan bahwa sudah ada sejumlah negara yang terdampak perekonomian global mengalami resesi. Ia tidak ingin hal serupa dialami oleh Indonesia.

WowKeren - Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi kembali berbicara mengenai situasi ekonomi dunia yang saat ini tengah bergejolak. Perang dagang yang terjadi antara negara besar dunia sedikit banyak berpengaruh pada Indonesia.

Hal tersebut disampaikan olehnya saat menghadiri peresmian pembukaan Musyawarah Nasional XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9). Risiko tersebut termasuk kemungkinan potensi resesi dalam jangka waktu 1,5 tahun mendatang.


"Perang dagang masih terus berjalan menghantui kita," kata Jokowi. "Tekanan eksternal baik berupa kemungkinan potensi resesi pada 1 tahun hingga 1,5 tahun yang akan datang mulai dihitung-hitung para pakar."

Jokowi kemudian mengingatkan sudah ada beberapa contoh negara yang telah mengalami resesi ekonomi. Untuk itu, ia berharap agar Indonesia bisa melakukan langkah antisipasi agar tidak mengalami nasib serupa. Misalnya dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada.

"Dan kita tahu juga beberapa negara bahkan masuk dalam proses resesi ekonomi," jelas Jokowi. "Kita harus persiapkan diri agar tidak terkena dampak bahkan dengan situasi seperti itu kita memanfaatkan peluang-peluang yang ada sehingga menguntungkan negara kita."

Lebih jauh, Jokowi berbicara mengenai revolusi konsumen di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, akan ada lebih banyak konsumen yang naik kelas. Pada tahun depan, akan ada 141 juta orang yang naik kelas menjadi kelas menengah dan fluent consumer. Jumlah ini naik signifikan dibanding lima tahun lalu yang hanya 70 juta orang.

Peningkatan konsumen tersebut pastinya akan mengundang perhatian negara-negara lain tertuju ke Indonesia. Untuk itu, Jokowi mengingatkan agar jangan sampai Indonesia nantinya akan dibanjiri oleh produk-produk dari asing.

"Jangan sampai peluang dipakai oleh merek-merek asing dipakai negara-negara luar," tegas Jokowi. "Kemudian mereka bondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini."

Saat ini, langkah yang dilakukan pemerintah adalah berupaya untuk menarik mendatangkan investor sebesar-besarnya. "Kita harapkan bisa mengalahkan negara-negara lain karena tidak semua negara punya raksasa konsumen seperti Indonesia saat ini," pungkas mantan Wali Kota Surakarta tersebut.

You can share this post!

Related Posts
Loading...