Haris Azhar Kritik Menkumham Soal Gelandangan Didenda Rp 1 Juta: Gembel Enggak Nonton Pidato Anda
Nasional
Polemik Pasal RUU KUHP

Haris Azhar membela mahasiswa yang dinilai tidak membaca RKUHP secara keseluruhan namun ikut menyuarakan protes ke pemerintah. Hal itu diungkapkannya lewat acara ILC.

WowKeren - Aktivis HAM Haris Azhar melayangkan kritik kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait revisi KUHP yang ramai disoal. Hal tersebut diungkapkannya dalam acara "Indonesia Lawyers Club" yang ditayangkan pada Selasa (24/9).

Hal itu ia mulai dengan membela mahasiswa yang tidak membaca RKUHP secara keseluruhan namun ikut menyuarakan protes ke pemerintah. Menurut Haris, tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Sebab, akan sangat susah jika ribuan mahasiswa yang berdemo tersebut harus membaca pasal-pasal yang sangat banyak jumlahnya.


"Enggak ada yang salah sama teman-teman mahasiswa kalau dia enggak baca RKUHP atau RUU yang lain," kata Haris. "Kalau Pak Menteri ikut demo, pasti susah juga kita membayangkan puluhan ribu mahasiswa harus baca sampai turun puluhan ribu seperti itu."

Menurutnya, mahasiswa yang turun ke jalan telah sebelumnya membagi tugas dan peran untuk menyampaikan aspirasi. Sehingga, aksi turun ke jalan tidak dilakukan secara spontan namun sudah ada pembagian tugas sebelumnya.

"Yang saya tahu, saya juga pernah kuliah, alhamdulillah dibayarin sama orang tua saya. Kita bagi tugas," tutur Haris. "Jadi temen-temen ini kan presiden mahasiswa. Dia punya bagian-bagian, bidang-bidang yang membaca soal-soal yang menjadi dasar mereka turun ke lapangan."

Selain itu, Haris juga menyoroti pasal dalam RKUHP yang menyebutkan bahwa gelandangan akan didenda sebesar satu juta rupiah. Ia mempertanyakan pembuatan revisi undang-undang yang tidak melibatkan semua pihak.

"Gembel enggak nonton acara ILC, yang dengar pidato yang sangat luar biasa dari pak menteri," tegas Haris. "Gembel enggak nonton ILC karena dia harus tidur di gerobak, enggak denger pendapat-pendapat dari anggota dewan yang hebat-hebat pakai jas, cincinnya mahal-mahal."

You can share this post!

Related Posts