Moeldoko Minta Mahasiswa Tak Demo Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf: Ngapain Lagi?
Nasional
Rusuh Demo Mahasiswa

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar mahasiswa tidak menggelar aksi turun ke jalan sebab hal itu dikhawatirkan hanya akan mengganggu situasi yang sudah kondusif.

WowKeren - Acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan digelar pada Minggu (20/10) mendatang. Kabarnya, para mahasiswa akan kembali turun ke jalan.

Terkait hal ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengimbau agar mahasiswa tak perlu lagi menggelar aksi-aksi demo. Sebab hal-hal semacam itu sudah tidak lagi diperlukan. "Antisipasi nggak usah demo-demo lah. Ngapain lagi demo itu?" kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (10/10).


Menurutnya, situasi saat ini sudah kondusif. Sehingga ia berharap agar tidak ada lagi demo yang justru akan mengganggu situasi. "Ya harapannya nggak usahlah lah, jangan ada demo lagi. Kita masyarakat sudah happy kondisi begini lah, jangan ada ribut terus mengganggu situasi," tutur Moeldoko.

Lebih jauh, Moeldoko menyebut bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan berbagai perguruan tinggi. Kita udah komunikasikan dengan berbagai perguruan tinggi, sudahlah. Mari kita bedakan area perdebatan, jangan lagi di jalan," ujar eks Panglima TNI itu.

Perbedaan pendapat adalah yang wajar. Moeldoko menyatakan jika memang ada perbedaan aspirasi maka hal itu lebih baik disalurkan melalui akademik, bukan turun ke jalan.

"Kita menuju ke kampus, di situ saya pikir nanti akan lebih dinamis lebih tradisi akademik akan berjalan lebih baik di kampus-kampus," terang Moeldoko. "Itu intinya begitu."

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad. Fadel menyebut bahwa aksi-aksi semacam itu kurang elok dilakukan. Apalagi mengingat saat acara pelantikan nanti, akan ada banyak tamu negara yang datang. "Kurang elok demo karena ada tamu-tamu dari berbagai negara," kata Fadel, Kamis (10/10).

Fadel mengungkapkan bahwa penerbitan Perppu dan pelantikan presiden merupakan dua hal yang berbeda. Oleh sebab itu, tak seharusnya demo digelar di acara besar tersebut.

"Itu dua hal yang berbeda. Ya saya kira bagaimana pun juga serba sulit ya kan, karena mau pelantikan presiden tanggal 20," jelas Fadel. "Situasi juga baru abis penggantian pimpinan DPR, pimpinan MPR."

You can share this post!

Related Posts
Loading...