Ayu Dewi Pede Pamer Perut 'Zig-Zag' Usai Lahirkan Anak Ketiga Hingga Beri Pesan Bijak Ini
Instagram/mrsayudewi
Selebriti

Melalui postingan berikut ini, Ayu Dewi memahami berbagai keresahan para wanita yang telah melahirkan. Ayu pun memberikan dukungan kepada para wanita yang baru melahirkan seperti dirinya.

WowKeren - Ayu Dewi kini telah resmi menjadi ibu dari tiga anak. Seperti diketahui, istri Regi Datau tersebut telah melahirkan anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki, pada 29 September lalu lewat operasi caesar.

Setelah melahirkan anak ketiganya, Ayu mengunggah foto tubuhnya yang tampak berubah melalui Instagram pada Selasa (15/10). Artis berusia 35 tahun tersebut pun merasakan keresahan para wanita yang tubuhnya berubah setelah hamil dan melahirkan.


"Banyak moment-moment spesial yang dilalui perempuan dalam hidupnya. Salah satunya,melahirkan. Bahagia hadir seiring dengan bayi kecil dengan sejuta ekspresinya," tulis Ayu. "Dibalik semua senyuman, Ada hari-hari dimana si Ibu baru ini,bertanya-tanya, 'Perut penuh kerut ku nanti mulus lagi ga ya?' 'Nanti bisa langsing lagi ga ya?' 'Bekas Jaitannya nanti jendol ga ya?' 'Pinggang bisa kebentuk lagi ga ya?' Dan pertanyaan-pertanyaan yang menggelitik kepercayaan diri sekaligus kekhawatirannya."

Lebih lanjut, Ayu mengaku percaya diri dengan bentuk perutnya yang "zig-zag", lantaran akan berusaha untuk mengembalikan tubuhnya seperti semula. Kendati begitu, mantan kekasih Zumi Zola tersebut juga mengerti perasaan para ibu yang tak sempat melakukan perawatan tubuh.

"Liat kan perut saya yang banyak 'gajlukan zig zagnya?' Saya termasuk yang alhamdulillah punya sedikit rezeki buat beli korset dan serentet perawatan lainnya," sambung Ayu. "Tapi? Gimana dengan perempuan atau ibu lainnya yang mungkin punya lebih banyak prioritas lain yang harus di utamakan daripada perawatan perawatan 'kembali singset?' Dan ga punya cukup waktu utk olahraga?"

Mengenai hal tersebut, Ayu berpesan agar keluarga dan lingkungan sekitar para ibu yang baru melahirkan bisa memahami dan memberikan dukungan. Pasalnya para wanita yang baru melahirkan tersebut juga butuh rasa nyaman selama merawat bayinya.

"Harapan saya,semoga lingkungan sekitar, termasuk tetangga, teman kerja, teman, sahabat, keluarga termasuk suami sang ibu-ibu baru melahirkan ini,paham dengan konsep 'kekhawatiran serta pertanyaan yang berkaitan dengan tingkat percaya diri / self esteem ini'," ujar Ayu. "Karna,ia butuh dukungan supaya ga mengalami baby blues,supaya nyaman di masa penyembuhan,di masa mengASI-hi dan menjalankan tugasnya sebagai Ibu..termasuk supaya tetap tenang disaat bayi barunya nangis kenceng dan ga berujung bikin keputusan-keputusan yang disesali nantinya..."

You can share this post!

Related Posts
Loading...