Puluhan Peluru Aktif Ditemukan di Selokan Yogyakarta, Polisi: Kemungkinan Baru Dibuang
Nasional

Kapolsek Ngampilan AKP Hendro Wahyono menuturkan bahwa peluruh-peluru itu masih utuh dan baru saja dibuang. Jumlahnya juga cukup banyak hingga puluhan butir.

WowKeren - Puluhan peluru aktif ditemukan berserakan di selokan sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta. Adalah Sujono, pekerja proyek selokan yang menemukan peluru-peluru tersebut saat tengah membersihkan bata.

"Saya menemukan itu pas waktu membersihkan bata," kata Sujono di lokasi penemuan seperti dilansir dari Detik, Kamis (17/10). "Terus lihat ke selatan ada peluru. Saya menemukannya sekitar jam 09.00 WIB tadi."


Untuk mendapat petunjuk lanjut terkait peluru-peluru tersebut, polisi melakukan pengecekan pada rekaman CCTV. Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh Kapolsek Ngampilan AKP Hendro Wahyono.

"Kita sudah coba cari CCTV," kata Hendro, Kamis (17/10). "Tapi di sekitar nggak ada (bukti petunjuk), yang di sebelah depannya nggak ada, yang di sebelah kirinya nggak ada, yang di sebelah kanannya nggak ada. Di belakang sana nggak menjangkau lokasi."

Menurut Hendro, peluru-peluru tersebut baru saja dibuang. "Masih baru dalam arti baru dibuang, kemungkinan baru tadi malam itu. Jumlahnya cukup banyak, ya puluhan," tuturnya.

Kembali ke Sujono, ia menemukan peluru itu pada Kamis (17/10) pagi. Ia menuturkan bahwa saat itu dirinya usai lembur bersama rekannya.

"Kemarin saya lembur jam 22.00 WIB, belum ada (pelurunya)," terang Sujono. "Kemarin malam orang lima yang lembur. Kalau pagi tadi pekerja proyek ada dua, saya yang menemukan. Jumlah pelurunya puluhan."

Menurutnya, ia tidak tahu pasti jika ada orang yang mencurigakan yang berada di lokasi kejadian. "Kalau itu kurang tahu ya, karena di sini banyak orang yang lewat. Tapi tadi malam belum ada," lanjut Sujono.

Tak berselang lama, ia pun segera melaporkan temuannya itu ke tokoh masyarakat setempat. Laporan itu kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian. Sementara itu, Hendro menuturkan bahwa peluru-peluru itu masih utuh dan kemungkinan besar masih aktif semua.

"Yang ditemukan peluru masih utuh, peluru masih utuh," jelas Hendro. "Jadi kalau proyektil kan cuma anak pelurunya itu, itu peluru masih utuh, masih dalam selongsong semua, dan kemungkinan masih aktif semua.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts