Suami Pembakar Istri Akui Aksi Kejamnya Adalah Tidak Sengaja
Nasional

Tega membakar tubuh istrinya sendiri, suami ini mengakui jika aksi kejamnya tersebut merupakan ketidaksengajaan dan hanya berniat untuk menakut-nakuti saja.

WowKeren - Seorang suami bernama Maspuryanto (47) dengan tega membakar istrinya sendiri yaitu Putri (19) pada Selasa (15/10) lalu. Maspuryanto pun mengakui jika aksi kejamnya tersebut merupakan ketidaksengajaan saat dirinya berhasil diringkus oleh tim kepolisian.

Maspuryanto berhasil ditangkap pada Rabu (16/10) sekitar pukul 17.00 WIB saat hendak kabur dari Surabaya. Pria yang sehari-harinya berjualan sebagai penjual juice di Royal Plaza ini berhasil ditangkap saat turun dari bus di Terminal Lasem, Jawa Tengah ketika hendak menuju daerah asalnya Pati.


Menurut pengakuan Maspuryanto, pembakaran tersebut awalnya dipicu oleh amarahnya pada sang istri yang tiba-tiba ingin meminta cerai. Sang istri menghubunginya lewat pesan WhatsApp (WA) pada Senin (14/10) untuk meminta cerai dan ingin kembali ke rumah orangtuanya sendiri. Maspuryanto sendiri mengakui rumah tangganya selama ini baik-baik saja sehingga ia merasa murka saat istrinya mengajukan cerai karena dinilai tidak masuk akal.

"Enggak ada alasan yang kuat (untuk bercerai). Mungkin saya pukulin, saya tendang, atau saya selingkuh, boleh lah (minta cerai)," kata Maspuryanto saat digelandang Polrestabes Surabaya, Kamis (17/10). "Ini enggak ada, istilahnya masalah yang fatal tahu-tahu minta cerai."

Maspuryanto semakin geram setelah keesokan harinya pada Selasa (15/10), ia melihat istrinya telah berkemas dan berniat meninggalkannya. Saat itu, Maspuryanto mengaku membeli bensin untuk mengisi motor milik penjaga kos yang sehari-hari dipinjamnya. Niatan tersebut berubah setelah akhirnya Maspuryanto memutuskan untuk menakut-nakuti sang istri yang sedang berkemas dengan bensin tersebut.

Maspuryanto lantas menuangkan bensin tersebut ke dalam kantong plastik yang dibawanya dengan satu tangan sementara tangan lainnya memegang korek api. Maspuryanto akhirnya terlibat cekcok dan berusaha mencegah kepergian sang istri dengan menggunakan bensin dan korek.

Namun perseteruan yang tidak terkendali antara keduanya telah membuat bensin dan korek api tersebut bersenggolan dan menyambar tubuh korban serta pelaku. Maspuryanto mengakui jika dirinya berniat untuk menolong sang istri namun juga takut sehingga ia memutuskan untuk melarikan diri. Pelaku pun menyesali perbuatannya dan telah meminta maaf.

"Awalnya saya isikan ke motor. Pas saya isikan ke motor, lewat, ada plastik. Itu baru timbul untuk menakut-nakutin. Enggak sengaja ternyata tersambar," kata Maspuryanto. "Sudah enggak inget karena saya ikut terbakar. Saya sangat menyesal sekali karena bagaimanapun, itu istri saya. Saya minta maaf."

Akibat tindakannya, kini sang istri tengah terbaring di RSU dr Soetomo karena luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Maspuryanto pun akan dijerat dengan pasal UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) dengan ancaman hukuman 10 sampai 15 tahun penjara.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts