Presiden Jokowi Berhentikan Jenderal Tito Karnavian Dari Jabatan Kapolri
Nasional

Pemberhentian Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri tersebut telah disepakati dalam rapat paripurna ke-3 DPR RI masa sidang 2019-2020 pada hari ini (22/10).

WowKeren - DPR RI telah resmi menyetujui Surat Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri. Pemberhentian Tito sebagai Kapolri tersebut telah disepakati dalam rapat paripurna ke-3 DPR masa sidang 2019-2020 pada hari ini (22/10).

Ketua DPR RI, Puan Maharani juga menyebutkan alasan pemberhentian ini. Menurut Puan, Tito mundur dari Kapolri lantaran akan mengemban tugas negara lain.


"Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya," tutur Ketua DPR RI, Puan Maharani. "Setuju," kata anggota dewan.

Sementara itu, surat Jokowi terkait pemberhentian Tito dari jabatan Kapolri bernomor R51 tanggal 21 Oktober 2019. Berdasarkan Pasal 11 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri memang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR.

"DPR telah menerima surat presiden nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019," ujar Puan. "Hal permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri."

Sebelumnya, Tito telah dipanggil Jokowi ke Istana Negara di hari pengenalan calon-calon Menteri pada Senin (21/10). Jokowi bertemu dengan Tito selama sekitar satu jam.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal, sempat mengatakan bahwa Tito kemungkinan besar mendapat jabatan baru dari Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan Iqbal usai mendampingi Tito memenuhi panggilan Jokowi.

"Kemungkinan ada semacam jabatan baru," tutur Iqbal di kantornya pada Senin (21/10) sore. Menurut Iqbal, pertemuan antara Jokowi dan Tito tersebut berlangsung selama satu jam.

Usai bertemu Jokowi, Tito lantas bertemu dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Habis itu ke posko ke Jakarta Barat ketemu Panglima TNI," ungkap Iqbal.

Di sisi lain, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, tidak mau berspekulasi soal pemanggilan Tito ke Istana. "(Tito jadi menteri?) saya kira jawabnya singkat, kita menunggu kabar selanjutnya, sebagaimana pihak istana menginfokan Rabu (23/20) dilakukan pelantikan (kabinet)," tutur Asep di Mabes Polri.

You can share this post!

Related Posts
Loading...