Rekrut Banyak Menteri Non Parpol, Jokowi Dinilai Tunjukkan Independensi
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Peneliti LIPI Syamsuddin Harris menilai bahwa Presiden Joko Widodo alias Jokowi tidak ingin 'tersandera' oleh para koalisi parpol dengan banyak merekrut kandidat menteri dari non partai.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah memanggil sejumlah tokoh ke Istana negara sejak Senin (21/10) pagi. Rencananya, mantan Wali Kota Surakarta tersebut akan mengumumkan nama-nama menteri periode 2019-2024 hari ini, Rabu (23/10).

Dari para tokoh yang dipanggil, tak sedikit mereka yang bukan berasal dari kalangan partai. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai bahwa ada tujuan tertentu di balik langkah Jokowi memilih menteri yang tidak berlatar belakang partai.


Peneliti LIPI Syamsuddin Harris mengatakan bahwa langkah Jokowi tersebut adalah sesuatu yang positif. Hal itu menunjukkan independensi Jokowi dalam menentukan para pembantunya.

"Jika profesional lebih banyak, tentu positif karena profesional non partai, biasanya lebih fokus dari menteri dari parpol," kata Harris, Rabu (23/10). "Jadi mengapa (jumlah menteri non partai) lebih banyak? Profesional. Hal itu justru menunjukkan Jokowi lebih independen dalam memilih para pembantunya."

Selain terkait independensi, Harris menilai keputusan Jokowi untuk mengambil menteri-menteri dari non partai menunjukkan bahwa presiden tidak ingin tersandera oleh koalisi parpol. Jokowi, dikatakan Harris, tidak ingin dibatasi oleh para parpol yang belakangan kerap berpolemik terkait jatah pembagian kursi menteri.

"Jokowi tampaknya tidak mau tersandera oleh koalisi parpol pendukungnya yang selama ini terkesan minta jatah menteri dalam jumlah tertentu," lanjut Harris. "Kepercayaan kembali yang diberikan oleh Presiden akan memacu para menteri lama berkinerja lebih baik."

Hal senada juga diungkapkan oleh peneliti LIPI yang lainnya, Siti Zuhro. Siti menganggap porsi menteri dari non partai yang sedikit lebih banyak bisa mendukung pemerintahan yang efektif. "Meskipun jumlahnya tidak terpaut sangat banyak, sekaligus ini bisa untuk meyakinkan publik bahwa kabinet Jokowi-Ma'ruf serius akan mengeksekusi program-program kerja sesuai visi-misinya," kata Siti dilansir dari Detik, Rabu (23/10).

Meski belum mengumumkan secara resmi susunan komposisi kabinet periode kedua pemerintahannya, beberapa orang telah dipastikan akan kembali membantunya di kementerian. Selain Menkeu Sri Mulyani, ada Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar dan Menhub Budi Karya Sumadi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...