Tiba Di Kemendikbud, Nadiem Makarim Disambut Muhadjir Effendy
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Mendikbud Kabinet Indonesia Maju Nadiem Makarim datang ke Kemendikbud untuk melakukan serah terima jabatan. Kedatangannya tersebut disambut hangat oleh Muhadjir Effendy.

WowKeren - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan serah terima jabatan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2014-2019 Muhadjir Effendy menyerahkan surat terima jabatan kepada Mendikbud yang baru yaitu Nadiem Anwar Makarim.

Dikutip dari Detikcom, Muhadjir sudah lebih dulu hadir di kantor Kemdikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10) pukul 12.30 WIB. Kemudian pada pukul 12.48 WIB, Nadiem datang menyusul.


Kedatangan Nadiem di Kemendikbud tersebut disambut oleh jabatan tangan oleh Muhadjir. Tak hanya itu, Mendikbud Kabinet Indonesia Maju tersebut disambut oleh pegawai Kemendikbud yang lainnya.

Usai serah terima jabatan, Nadiem mengatakan jika dirinya berada di Kemendikbud bukan untuk menjadi guru melainkan murid yang belajar dari nol. "Saya di sini bukan untuk jadi guru, tapi jadi murid. Saya mulai dari nol, saya akan belajar sebanyak-banyaknya," katanya.

Ia juga menambahkan jika dirinya tak ingin dipanggil dengan sebutan "Pak" serta tak memiliki rencana 100 hari. "Saya suka ditanya 'Apa rencana 100 hari Pak Nadiem?'. Saya bilang 'Jangan panggil Pak Nadiem, panggil mas aja'," terangnya. "Kedua, saya tidak ada rencana 100 hari, rencana saya 100 hari untuk duduk dan mendengar, berbicara dengan para pakar yang telah berdampak pada pendidikan."

Ia juga berharap agar para pejabat di Kemendikbud bisa bersabar karena latar belakangnya yang tidak berasal dari pendidikan. Ia juga mengaku akan menjadi murid yang baik dan cepat belajar.

"Bagi Dirjen dan tim saya, mohon sabar dengan saya walaupun bukan latar pendidikan," tuturnya. "Tapi saya murid yang cukup baik. Kalau ada 1 tema yang akan saya gong kan satu prinsip adalah gotong royong itu bagian dari adat kita."

Sebelumnya, CEO sekaligus pendiri Go-Jek itu memutuskan untuk mundur dari posisinya karena menerima undangan dari Presiden Jokowi. Meski begitu ia mengaku merasa berat meninggalkan perusahaan startup yang telah dibesarkannya tersebut.

You can share this post!

Related Posts
Loading...