Ernest Prakasa Lega Tak Golput Tanggapi Hebohnya Skandal Lem Aibon Rp82 Miliar
Instagram
Selebriti
Heboh Anggaran DKI Jakarta

Ernest Prakasa berikan tanggapan lega dirinya tidak pernah Golput soal rencana anggaran DKI Jakarta terkait lem aibon senilai Rp 82 miliar yang menghebohkan publik.

WowKeren - Publik sedang digemparkan dengan rencana anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak masuk akal seperti pengadaan lem aibon senilai Rp82 miliar dan ballpoint senilai Rp124 miliar. Sineas sekaligus komika Ernest Prakasa langsung angkat berbicara mengenai skandal menghebohkan tersebut.

Ernest yang juga merupakan warga DKI Jakarta mengaku sangat prihatin dengan kabar ini. Walau begitu, sutradara "Cek Toko Sebelah" ini memberikan tanggapannya jika ia sangat lega dengan menggunakan hak pilihnya alias tidak golput saat Pemilu April 2019 lalu.


Melalui akun Twitternya, Ernest menjelaskan pernyataannya tersebut. Sebagaimana diketahui, Ernest pada Pemilu lalu menggunakan hak pilihnya untuk mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ernest lantas menghubungkan peran partai yang dipilhnya tersebut dalam membongkar rencana anggaran DKI Jakarta ini. Terkuaknya anggaran ini ke publik lantaran ada anggota DPRD DKI Jakarta dari kader PSI yang mengungkapkannya.

Melalui akun Twitter-nya, Ernest mengungkapkan kebanggaannya telah memilih PSI dalam Pemilu tahun ini. Menurutnya, suara yang telah diberikannya sama sekali tidak sia-sia lantaran saat ini kader dari PSI telah menunjukkan kinerjanya yang pro rakyat. Ernest lantas menyindir warga yang telah melakukan golput.

"Kader @psi_id di DPRD bongkar skandal Aibon Rp 82 miliar, sampai orang-orang DKI nggak punya jawaban lain selain 'salah ketik'," tweet Ernest di akun Twitter-nya. "Gue lega suara gue di pemilu kemarin nggak sia-sia. Tolong cc-in ke yang golput dong, siapa tahu lain kali jadi lebih pengin pake hak suaranya. Siapa tahu."

Ernest Prakasa Tanggapi Anggaran DKI

Twitter

Tak hanya itu, Ernest juga berkali-kali menuliskan tweet yang berkaitan dengan asus anggaran DKI Jakarta di media sosialnya pada Rabu (30/10). Salah satunya ia juga mengkritisi respons-respons beragam yang ditunjukkan warganet karena permasalahan ini.

"Terbongkar fakta, APBD DKI ternyata bocor ga karuan," tulis bapak dua anak ini. "Manusia normal: Brengsek, duit pajak gua tuh! Fanboys Gubernur: Haters! Tonton dulu dong videonya. Liat gak dia udah ngomelin anak buahnya?!."

Ernest Prakasa Tanggapi Anggaran DKI2

Twitter

Warganet pun langsung memberikan komentar-komentar mereka terkait kedua postingan Ernest tersebut. Mereka memberikan pendapat senada dengan Ernest dan mengkritisi Pemprov DKI dalam melakukan rencana anggaran.

"Gw bangga, inisiatif sendiri kampanye PSI ke orang-orang terdekat dan hasilnya di kampung gw cuma dapat 2 suara yaitu gw dan bapak gw," tulis @wan*****ulyo. "Anies itu ngelempar tembok tapi yg kena tiangnya, tujuan anies untuk menghapus jejak ahok, di pemprof karena kelemamahan e bugeting, yg ngamuk @psi yg dikorbankan peninggalan ahok," komen @Al*****KT. "Saya gak milih caleg DKI, saya kan bukan warga DKI. Tapi keluarga saya milih presiden yang naikin iuran BPJS. Assem, saya kenah getahnya," tulis @Asdka*****dien.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts