Anak Buahnya Dilaporkan ke DPRD Gegara Lem Aibon, Grace Natalie Meradang
Nasional
Heboh Anggaran DKI Jakarta

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menegaskan bahwa apa yang dilakukan William adalah upaya menunjukkan transparansi ke rakyat untuk menjaga pemerintahan.

WowKeren - Polemik Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 masih belum usai. RAPBD tersebut disoal usai anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia, William Aditya Sarana menyampaikan ke publik terkait kejanggalannya.

Namun, belakangan diketahui William justru dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD atas tuduhan melanggar kode etik dewan oleh Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto. Terkait hal ini, Ketua Umum PSI Grace Natalie pun ikut bersuara.


Grace menuturkan bahwa pihaknya akan mengikuti proses yang berlaku. Namun, ia dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya siap membuktikan jika apa yang dilakukan oleh William adalah melanggar kode etik.

"Saya belum lihat laporan itu dan yang dilaporkan itu apanya, kalau kode etik kan yang mana, jadi ya kita ikuti aja prosesnya," kata Grace di Jakarta Pusat, Selasa (5/11). "Kan masyarakat yang lapor ya, kalau dianggap langgar etik kan dibuktikan, nanti ada ruang berdebat itu yang dilakukan melanggar itu apa tidak."

Ia menuturkan apa yang dilakukan oleh PSI hanyalah ingin menunjukkan transparansi pada rakyat. Sebab, transparansi diperlukan untuk menjaga agar pemerintahan berjalan bersih.

"Justru spiritnya William dan temen-temen PSI itu spirit transparansi," tegas Grace. "Karena tanpa ada transparansi susah kita bicara soal pemerintahan yang bersih dan ruang-ruang gelap itu tetap ada."

Grace menjelaskan bahwa sebelumnya, PSI sudah meminta Pemprov untuk membuka data rencana anggaran. Lantaran tak mendapat respons baik, William pun akhirnya mengambil tindakan dengan membawa anggaran tersebut ke ruang publik.

"Jadi bersurat tanggal sekian, jadi ada bersuratnya tapi nggak dibuka-buka," tegas Grace. "Makanya kenapa William buka ke publik agar publik mengawal bersama isu ini, supaya publik itu care karena itu uang kita."

Dengan dibukanya rencana anggaran tersebut ke publik, PSI berharap rakyat bisa ikut mengkritisinya. "Jadi yang kita ajak sebenarnya ayo ini uang kita bersama, jangan cuek, adalah hak kita kalau meminta transparansi karena itu uang kita," tegasnya.

You can share this post!

Related Posts