Anjasmara Ungkap Perjuangan Nikahi Dian Nitami, Rumah Sempat Diejek Mertua Bak Kandang Burung
Instagram/anjasmara
Selebriti

Sebelum menikah dengan Dian Nitami, Anjasmara kesulitan mendapatkan restu dari sang mertua. Bahkan Anjas ditantang untuk memiliki rumah sendiri sebelum menikahi Dian.

WowKeren - Anjasmara dan Dian Nitami sudah menjalani bahtera rumah tangga selama 20 tahun. Pasangan selebriti yang menikah di tahun 1999 tersebut juga selalu terlihat harmonis dan jarang dihampiri gosip miring.

Namun Anjas berjuang keras untuk mendapatkan restu kedua orangtua Dian sebelum menikahinya. Belum lama ini, aktor berusia 43 tahun tersebut menceritakan perjuangannya untuk mengambil hati kedua orangtua Dian. Termasuk syarat dari ayah Dian yang menantang Anjas memiliki rumah sendiri sebelum melamar putrinya.


"Sebenarnya ada sesuatu hal yang menyenangkan tapi juga menyakitkan (selama 20 tahun menikah dengan Dian). Tapi itu jadi sebuah kunci buat aku kerja lebih keras lagi, lebih gila-gilaan lagi untuk bikin sesuatu yang terbaik," ungkap Anjas dalam acara "Perspektif" yang tayang di Metro TV pada Minggu (3/11). "Jadi waktu itu karena Dian bilang ke aku kalau misal mau nikah, kamu harus punya rumah dulu."

Demi menunjukkan keseriusannya terhadap Dian, Anjas pun membeli rumah berukuran 80 meter persegi di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten. Akan tetapi, rumah yang dibeli Anjas tersebut belum bisa memuaskan ayah Dian, hingga mengejeknya seperti kandang burung. Meski begitu, Anjas justru menjadikan ucapan ayah Dian sebagai motivasi untuk berjuang lebih keras.

"Akhirnya aku beli rumah kecil di Karawaci situ, pas mau kawin aku pamer ke calon mertua," ujar Anjas. "Pas dilihat mertua dia bilang, 'Wah ini sih kandang burung'. Sakit sih hati dibilang gitu. Tapi di dalam hati bilang, 'Entar gue bakal punya rumah yang gede, yang lega'. Seiring berjalannya waktu bisa tercapai."

Selain itu, Dian juga menceritakan cara Anjas dalam meluluhkan hati kedua orangtuanya. Meski berhasil meluluhkan hati sang ibu mertua, Anjas masih harus meyakinkan ayah Dian untuk menerimanya.

"Suatu hari pas aku ulang tahun, dia ke ibu aku almarhum, terus bunga itu dikasih ke ibu aku. Dia bilangnya, 'Ibu selamat ulang tahun ya'. Ibuku heran dong, 'Kok ibu?' gitu. Terus dia jawab gini, 'Lho kalau bukan ibu yang ngelahirin, Dian enggak ulang tahun hari ini'. Ibuku langsung dikantongin dong," cerita Dian. "Kalau bapak itu jauh lebih sulit, bapak itu orangnya kaku banget, susah banget diajak ngomong. Tapi dia pantang mundur, terus ada aja yang diomongin pas datang. Setelah sekian lama jawab 'Iya', sampai bisa ngobrol."

You can share this post!

Related Posts
Loading...