Tim Miller Tak Mau Sutradarai Seri 'Terminator' Lagi Usai 'Dark Fate' Gagal Total
Getty Images
Film

Laporan sebelumnya menyebut bahwa 'Terminator: Dark Fate' diperkirakan akan merugi sebesar Rp1,68 triliun, sehingga masa depan franchise ini menjadi semakin suram.

WowKeren - "Terminator: Dark Fate" memang baru saja tayang secara global pada pekan lalu. Namun seri terbaru "Terminator" ini sudah menuai beragam komentar negatif, bahkan diprediksi gagal total dan menuai rugi besar.

Terkait hal ini, sutradara Tim Miller yang mengarahkan film ini rupanya tak mau jika diminta kembali ke sekuelnya nanti. Diketahui, sutradara yang juga pernah mengarahkan "Deadpool" ini ikut serta dalam mengembangkan cerita "Terminator: Dark Fate", sebelum akhirnya ditunjuk untuk sekaligus menyutradarainya.


Alasan Tim Miller tak mau kembali mengarahkan seri "Terminator" rupanya karena ia sudah merasa puas dengan karyanya yang satu ini, apalagi ia bekerja sama dengan James Cameron yang bertindak sebagai produser eksekutif.

"Aku beruntung pernah bermain di sandbox James Cameron, dan aku setuju dengan itu," tutur Tim Miller dilansir Cinema Blend pada Kamis (7/11). "Jika tidak ada yang terjadi (sekuel), aku baik-baik saja dengan itu."

Di sisi lain, laporan sebelumnya menyebut bahwa "Terminator: Dark Fate" diperkirakan akan merugi sebesar USD 120 juta atau sekitar Rp1,68 triliun, sehingga akan membuat masa depan franchise ini menjadi semakin suram.

Tercatat, pendapatan akhir pekan perdana "Terminator: Dark Fate" di bioskop domestik Amerika Serikat hanya mampu mengantongi USD 29 juta (sekitar Rp 406 miliar). Untuk pendapatan secara global pun, film yang kembali dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger ini hanya meraih USD 123,6 juta, yang tentunya sangat tak imbang dengan biaya produksi.

Diketahui, anggaran "Terminator: Dark Fate" diperkirakan menyentuh angka USD 185 - 196 juta, yang mencakup biaya produksi dan lain sebagainya. Dengan angka ini, maka "Terminator: Dark Fate" mau tak mau harus mengumpulkan pendapatan hingga USD 357 juta lagi untuk mengembalikan modal.

Namun sejumlah kritikus memprediksi bahwa "Terminator: Dark Fate" tak akan mampu mencapai angka itu, bahkan perusahaan produksi Skydance dilaporkan tidak memiliki rencana untuk menindaklanjuti film tersebut.

"Terminator: Dark Fate" sendiri adalah kali ketiga seri "Terminator" dihidupkan kembali setelah "Terminator Salvation" dan "Terminator Genisys". Kedua film sebelumnya pun mengalami kejadian serupa, meskipun lumayan lebih baik.

You can share this post!

Related Posts