Film Asal Nigeria 'Lionheart' Didiskualifikasi dari Oscar Gara-Gara Pakai Bahasa Inggris
Film

Film ini awalnya didaftarkan dalam kategori International Feature Film (Film Berbahasa Asing), dan semula merupakan satu dari 92 film yang masuk dalam daftar kategori tersebut.

WowKeren - Kabar terbaru kembali datang dari gelaran Academy Awards alias Oscar ke-92 yang bakal digelar tahun ini. Belum lama ini, ajang penghargaan film paling bergengsi tersebut rupanya mendiskualifikasi salah satu film asal Nigeria, "Lionheart".

Film ini awalnya didaftarkan dalam kategori International Feature Film (Film Berbahasa Asing). Film yang disutradarai dan dibintangi oleh Genevieve Nnaji ini semula merupakan satu dari 92 film yang masuk dalam daftar panjang kategori tersebut.


Namun sayangnya, film itu kemudian ditarik dari daftar oleh Academy of Motion Picture Arts and Science (AMPAS), pada Senin (4/11) lalu karena dianggap tidak memenuhi syarat. Bukan tanpa alasan, pihak AMPAS telah menetapkan aturan bahwa film yang dapat bersaing dalam kategori International Feature Film harus diproduksi di luar Amerika Serikat dengan sebagian besar dialog yang digunakan non bahasa Inggris.

Sedangkan "Lionheart" sendiri sebagian besar dialognya menggunakan bahasa Inggris, dan hanya mengenakan bahasa Asli (Igbo) selama 11 menit dari keseluruhan durasi 95 menit film. "Ketika film-film yang dikirimkan tahun ini dievaluasi, kami menemukan bahwa 'Lionheart' hanya memiliki 11 menit dialog non-Inggris, yang membuatnya tidak memenuhi syarat untuk kategori penghargaan ini," demikian pernyataan pihak AMPAS.

Genevieve Nnaji pun tak pelak merasa kecewa berat dan meluapkan kekesalannya melalui akun Twitter. Dalam keterangannya, orang Nigeria memiliki banyak bahasa, dan bahasa Inggris kerap digunakan sebagai bahasa untuk berkomunikasi.

"Film ini mewakili cara kami berbicara sebagai orang Nigeria. Ini termasuk bahasa Inggris yang bertindak sebagai jembatan antara 500 lebih bahasa yang digunakan di negara kami, dengan demikian menjadikan kami #OneNigeria," cuit Nnaji.

Tak cuma Nnaji, sejumlah penggemar dan sineas lain pun juga beramai-ramai mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap diskualifikasi film "Lionheart", tak terkecuali sutradara kondang Ava DuVernay. "Apakah kalian melarang negara ini untuk bersaing memperebutkan Oscar dalam bahasa resminya?" tulis DurVernay melalui Twitter.

Masih belum ada keterangan apapun dari pihak AMPAS dalam menanggapi hal ini. Namun yang jelas, ajang Academy Awards atau Oscar ke-92 ini rencananya akan digelar pada 10 Februari 2020 mendatang.

You can share this post!

Related Posts