Mnet Tak Kapok Buat Program Audisi Usai Kasus 'Produce', Beber Rencana Sistem Baru
Naver
TV
Manipulasi Voting Seri Produce

Mnet sendiri sebelumnya telah meminta maaf kepada publik sudah menyebabkan kegaduhan dari program 'Produce' yang sudah diakui sang PD melakukan manipulasi voting.

WowKeren - Kasus manipulasi voting "Produce" kini menuai titik terang dengan ditangkapnya PD Ahn Joon Young dan CP (chief producer) Kim Yong Bum. Media lokal melaporkan jika PD Ahn Joon Young sudah mengakui telah melakukan manipulasi voting pada dua seri yakni "Produce 48" dan "Produce X 101".

Meski begitu, Mnet rupanya tidak kapok menghadirkan program audisi. Seorang sumber dari dalam justru membeberkan soal rencana Mnet untuk meningkatkan sistem di program audisi ke depannya.

"Program terbaru 'Queendom' dan 'Show Me the Money' memperkenalkan 'sistem pengamat' yang terdiri dari orang biasa dan asing yang mengawasi pesan teks untuk mengonfirmasi hasil akhir," ungkap sumber itu.


"Di masa depan, Mnet akan memperkenalkan 'sistem pengamat' ini untuk melaksanakan sistem yang adil. Alih-alih menggunakan sistem 'Produce', 'Teen Singer' (judul terjemahan) program baru yang tayang tahun depan akan memanfaatkan sebuah metode yang menampilkan bakat para kontestan," sambung sumber itu.

Sumber itu juga meminta maaf terkait pengakuan PD Ahn Joon Young soal manipulasi voting. "Sehubungan dengan kontroversi baru-baru ini yang disebabkan oleh Mnet, kami menyesal dan merenungi masalah ini. Kami pikir ini hal yang benar untuk menunjukkan alternatif di program mendatang," lanjut sumber itu.

Mnet sendiri saat ini diketahui tengah menayangkan program audisi "World Klass". Sumber itu menegaskan jika program audisi global itu memakai sistem yang berbeda dari seri "Produce".

"'World Klass' yang saat ini tayang, tidak punya voting via pesan. Berbeda dari proses seleksi 'Produce', kami memilih member lewat misi, evaluasi ahli dan voting V Live. Identitas member yang terpilih diumumkan setiap minggu. Dari 20 peserta pertama, 10 trainee akan debut. Tidak ada satu pun dari mereka yang merupakan peserta dari agensi," pungkas sumber Mnet.

(wk/amal)

You can share this post!

Related Posts