Sempat 'Telantarkan' Penumpang, Penerbangan Sriwijaya Kembali Normal
Nasional
Sriwijaya Air vs Garuda Indonesia

Sebelumnya, sejumlah jadwal penerbangan Sriwijaya Air mengalami penundaan (delay) hingga batal sehingga mengakibatkan terjadi penumpukan penumpang di bandara.

WowKeren - Sejumlah penerbangan Sriwijaya Air sempat mengalami penundaan atau delay, pada Kamis (7/11) bahkan ada yang dibatalkan. Adapun hal itu terjadi usai pecah kongsi antara maskapai tersebut dengan Garuda Indonesia.

Akibat pembatalan itu, banyak penumpang yang akhirnya menumpuk di bandara. Dilansir dari Detik, penumpukan rupanya sudah tak terlihat lagi pagi ini di bandara Soekarno-Hatta.


Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang. Ia menyatakan bahwa hari ini penerbangan sudah beroperasi sesuai jadwal. Oleh sebab itu, dipastikan tidak lagi terjadi penumpukan penumpang.

"Karena on schedule," kata Febri masih dilansir dari Detik, Jumat (8/11). "Dipastikan nggak ada lagi penumpukan kayak kemarin ya."

Lebih lanjut, Sriwijaya Air sendiri memiliki 26 jadwal penerbangan hari ini. Ia menuturkan bahwa penerbangan tersebut akan beroperasi sesuai jadwal.

"Kami informasikan hari ini rencananya Sriwijaya Air ada 26 flight," lanjut Febri. "Sampai saat ini udah ada 4 flight on schedule pagi ini. Sisanya akan terjadwal."

Sebelumnya, pembatalan jadwal penerbangan tersebut sempat berbuntut kericuhan antara penumpang dengan petugas maskapai. Untuk itu, Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Yos Suwagiyono telah melakukan koordinasi dengan Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang dan pimpinan Sriwijaya Air.

Pembatalan sejumlah penerbangan Sriwijaya Air juga telah dikonfirmasi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Meski demikian, Budi menekankan bahwa tidak semuanya batal.

"(Sriwijaya Air) bukan tidak terbang lagi," ungkap Budi Karya dilansir dari CNBC Indonesia, Jumat (8/11). "Tapi ada beberapa tidak terbang."

Budi pun berniat memanggil kedua maskapai untuk duduk bersama membicarakan persoalan ini. Ia tidak ingin membiarkan masalah ini berlarut-larut hingga merugikan penumpang, "Ya saya akan panggil mereka hari ini," kata Budi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...