Ibu Indah Permatasari 'Pecah Nanah' Hingga Bongkar Keburukan Arie Kriting
Instagram/indahpermatas
Selebriti
Cinta Arie Kriting-Indah Permatasari Ditentang

Ibu Indah Permatasari, Nursyah, mengungkap kalau dia dulunya bisa menyambut terbuka kehadiran Arie Kriting namun kini kecewa dan menyebut kalau surat yang ditulis kekasih putrinya itu sudah terlambat.

WowKeren - Banyak pihak mengira kalau ibu Indah Permatasari, Nursyah, menolak Arie Kriting karena masalah harta ataupun wajah. Namun hal itu disangkal oleh Nursyah.

Nursyah menyebut kalau ia awalnya menyambut Arie dengan tangan terbuka. Sayangnya Nursyah sakit hati gara-gara Arie membuat Indah berubah drastis.


"Awal sudah baik sama saya, bahkan saya peluk. Jadi nggak usah mengaku katanya dia bilang jelek atau tidak uangnya. Lima kali kau datang saya terima dengan baik, apa yang salah? Saya tidak pernah hina dia karena banyak artis, pengusaha, orang biasa, dan gembel minta Indah, tapi saya pasrahkan ke Indah. Tapi caranya Arie Kriting yang bikin dua tahun ini Indah berubah," seru Nursyah.

Nursyah juga kembali mengungkap sindiran terkait Arie yang menulis surat padanya. Meski Arie mencoba menjadi pejantan tangguh, Nursyah justru berpikir sebaliknya.

"Kamu bilang pejantan tangguh, apa yang kamu lakukan di Banyuwangi? Yang kamu perbuat di kamar hotel yang tak jauh dari kamar saya. Kamu kan ada di hotel di samping kamar saya, kenapa kamu harus kirim surat kayak anak kecil. Kenapa kamu main kucing-kucingan?" tanya Nursyah. "Yang pertama kamu bawa ke Banyuwangi, kedua kamu berangkat ke Papua. Ketiga kamu bawa Indah ke Wakatobi dan yang keempat ke rumah sakit."

Sayangnya Nursyah tak menjelaskan kenapa Arie membawa Indah diam-diam ke rumah sakit. Ditegaskan Nursyah, surat dari Arie itu sudah terlambat.

"Kenapa baru sekarang dia kirim surat kepada saya? Sudah pecah nanah ini yang dua tahun lebih baru kau minta (anak saya). Pejuang tangguh apa? Banyak poin-poin penting yang dia simpan. Saya tanya kembali, kenapa baru sekarang?" seru Nursyah. "Kamu menipu orangtua ini, tapi saya tahu lewat tahajud. Kau bilang kau pintar, kalau pakai otak. Kamu menipu orangtua, nggak ada itikad baik minta izin. Dua tahun lalu, kalau kamu mau sama anak saya tidak main kucing-kucingan begini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...