Komedian Yati Pesek Kenang Djaduk Ferianto Semasa Hidup Bikin Kesengsem
Instagram/klaten_inst
Selebriti

Komedian Yati Pesek ikut mengenang sosok Djaduk Ferianto yang semasa hidupnya selalu membuat dirinya tertawa dan mampu memberikan kesan yang mendalam.

WowKeren - Dunia musik Tanah Air telah berduka setelah kehilangan salah satu sosok musisi besar yakni Djaduk Ferianto. Komedian Yati Pesek lantas menceritakan sosok Djaduk semasa hidup yang berkesan sangat mendalam baginya.

Djaduk dikabarkan telah menghembuskan nafas untuk yang terakhir kalinya pada Rabu (13/11) kemarin di pangkuan sang istri. Yati lantas menceritakan jika dirinya telah mengenal Djaduk hampir selama 41 tahu sejak 1978 silam.


Yati mengenang jika Djaduk merupakan sosok yang santun dan selalu hormat pada orang yang lebih tua atau senior. Tak hanya itu, Yati membeberkan jika Djaduk merupakan seorang yang sangat humoris dan suka guyon namun tidak sampai menyinggung perasaan orang lain.

"Saya kenal Djaduk sejak masih muda, dia sopan sama yang lebih tua," ujar Yati Pesek saat hadir dalam upacara pemberangkatan almarhum Djaduk di Padepokan Seni Bagong Kusudiardjo (PSBK), Rabu (13/11). "Suka guyon tapi tidak pernah berlebihan."

Saudara dari seniman Butet Kertaradjasa tersebut semasa hidup diceritakan selalu menjadi orang yang dipenuhi dengan kreativitas. Walau terlahir sebagai putera seniman kondang Bagong Kusudiarjo, namun Djaduk sama sekali tidak pernah mengandalkan nama besar sang ayah untuk meraih kesuksesan sebagai seniman.

Yati juga menceritakan salah satu pengalaman yang hingga kini masih melekat di ingatannya tentang Djaduk. Artis yang turut membintangi film "Lawang Sewu" ini bercerita jika ia pernah difoto Djaduk dari belakang.

Saat ia tanya kenapa memfoto dari belakang, Djaduk berkelakar mengatakan jika pose dari belakang membuat Yati terlihat lebih cantik. "Saat saya tanya kenapa kok motret saya dari belakang, bukan dari depan eh dijawab Djaduk kalau dari belakang lebih cantik hahaha," kenang Yati.

Oleh sebab itu, wanita usia 66 tahun ini begitu kaget saat pertama kali mendengar kepergian sahabatnya tersebut untuk selama-lamanya akibat serangan jantung. Terlebih, selama ini Yati telah beberapa kali melakukan kolaborasi dengan Djaduk dan tidak pernah melihatnya sakit.

Meskipun berat harus kehilangan seorang sahabat, namun Yati mengajak agar peninggalan Djaduk dalam dunia musik dapat terus diperjuangkan. "Bersedih boleh saja tapi keluarga diharapkan bisa kedepan bisa meneruskan nilai-nilai dan karya seni yang sudah dilakukan Djaduk selama ini," tutup Yati.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts