Krisdayanti Beri Jawaban Berkelas Saat Dicap Bakal Bikin DPR Kacau Karena Cuma Lulusan SMA
Instagram/krisdayantilemos
Selebriti

Kemampuan Krisdayanti sebagai anggota DPR RI diragukan lantaran tak pernah menempuh perguruan tinggi. Ia dianggap kurang mumpuni menjadi wakil rakyat karena tingkat pendidikannya.

WowKeren - Krisdayanti menjadi salah satu artis yang lolos menjadi anggota DPR RI. Penyanyi yang akrab disapa KD itu berhasil terpilih sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur V. Lolosnya KD sebagai wakil rakyat tentu menuai berbagai komentar di media sosial.

Sama seperti kebanyakan artis, KD sering diragukan kemampuannya oleh netizen. Hal itu terbukti dari komentar-komentar tentang KD yang dibacakan dalam acara "Rumpi". Feni Rose selaku pembawa acara "Rumpi" menyampaikan beberapa komentar netizen yang seolah meragukan kemampuan KD sebagai wakil rakyat.


Salah satunya adalah komentar netizen yang terang-terangan mencap KD dan artis lain akan membuat DPR kacau lantaran hanya lulusan SMA. "Tumben sekali ini bener, contohnya Mulan Jamila (Mulan Jameela), krisdayanti, dll itu mereka sarjana apa? Kuliah aja nggk pernah kok, tapi harus memikirkan urusan besar negara!! Ya pantes DPR Kacau," bunyi komentar yang dibacakan Feni Rose.

KD pun langsung memberikan jawaban atas komentar tersebut. Istri Raul Lemos ini menegaskan bahwa menjadi anggota DPR tak harus lulus Sarjana. Ia juga membeberkan jawaban berkelas lain terkait dengan keputusannya menjadi anggota DPR. KD terlihat sangat paham dengan posisinya sebagai wakil rakyat meski sering diragukan netizen.

"Enggak perlu (sarjana)," ujar KD dalam video YouTube yang diunggah pada Jumat (15/11) itu. "Kacaunya dari mana ya? Karena kan memang belum (terbukti kerjanya). Di DPR RI ini adalah kerjanya kolektif kolega. Semua dirembukkan bersama-sama ada banyak komisi di situ. Kalau saya nanti memilih komisi sosial kemasyarakatan, jadi yang dirasakan penuh dukungannya terhadap masyarakat yang ada di Dapil."

KD pun menambahkan bahwa dirinya harus terus mengingat posisinya sebagai wakil rakyat. "Kita tuh mesti sadar kita representatif dari Dapil itu. Jadi harus tahu bahwa kita benar-benar mewakili rakyat, jadi enggak perlu sarjana seperti yang tadi saya bilang bahwa yang penting dia memiliki kompetensi, kualitas untuk membangun, dan punya kegigihan etos kerja tinggi. Dan latar belakang sendiri itu bisa jadi punya kekuatan untuk kita membuktikan," tegasnya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...