Sukmawati: Saya Cinta Para Nabi kok Jadi Dianggap Menistakan Agama?
Nasional
Kontroversi Pernyataan Sukmawati

Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri tentang Soekarno dan Nabi Muhammad SAW membuatnya dilaporkan ke polisi oleh simpatisan Koordinator Bela Islam (Korlabi) dengan tudingan menista agama.

WowKeren - Putri proklamator Soekarno, yakni Sukmawati Soekarnoputri, sempat menghebohkan publik dengan pernyataannya. Sukmawati dinilai telah membandingkan sosok mendiang ayahnya dengan Nabi Muhammad SAW.

Akibatnya, Sukmawati dilaporkan ke polisi oleh simpatisan Koordinator Bela Islam (Korlabi). Sukmawati dinilai telah menistakan agama dengan pernyataannya tersebut.


Menanggapi laporan atas dirinya, Sukmawati pun angkat bicara. Ia membantah telah menistakan agama. Sukmawati juga menyebut bahwa Nabi Muhammad dan Soekarno memiliki derajat yang berbeda dan tidak akan pernah bisa dibandingkan.

"Membandingkannya gimana sih, maksud mereka apa, sih? Saya enggak tahu sih ya isi laporannya," ujar Sukmawati dilansir detikcom pada Sabtu (16/11). "Artinya, kedua beliau itu pemimpin-pemimpin, tapi pastinya derajatnya beda. Kalau Nabi ya nabi, kalau Bung Karno ya manusia yang punya kepemimpinan."

Menurut Sukmawati, dirinya tidak pernah berniat untuk menistakan agama. Sukmawati bahkan menegaskan kecintaannya terhadap Rasul.

"Saya kira apa yang saya bicarakan, apa yang saya ucapkan di forum FGD Humas Polri itu dengan judulnya, kan kamu tahu ya, itu sama sekali tidak ada maksud itu," terang Sukmawati. "Saya cinta kok para nabi, kok jadi dianggap menistakan agama?"

Sukmawati mengaku bahwa pernyataannya kala menjadi pembicara di diskusi bertajuk "Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme" adalah sebuah pertanyaan. "Saya kan bertanya, silakan lihat video lengkapnya," pungkas Sukmawati.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Korlabi, Novel Bamukmin telah membenarkan bahwa pihaknya melaporkan Sukmawati ke Polda Metro Jaya. "Benar (Sukmawati dilaporkan). Atas dasar Sukmawati diduga melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad yang dibandingkan dengan Soekarno," ujar Novel.

Di sisi lain, pernyataan Sukmawati yang kontroversial tersebut juga banyak diperbincangkan di media sosial. Pernyataan tersebut terlontar dalam forum diskusi yang digelar pada 11 November lalu.

"Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20 itu Yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir Sukarno, untuk kemerdekaan?" tutur Sukmawati dalam video viral tersebut. "Saya minta jawaban. Silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...