Gubernur Jatim Khofifah Optimis Bangun MRT-LRT Justru Tuai Reaksi Sinis
Nasional

Bak ingin segera 'menyusul' DKI Jakarta, Khofifah berharap sarana transportasi seperti MRT dan LRT bisa cepat dibangun. Namun publik tampaknya memiliki penilaian tersendiri terhadap wacana ini.

WowKeren - Pembangunan infrastruktur terus digalakkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Termasuk di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berusaha menghadirkan terobosan di provinsi yang dipimpinnya.

Salah satu rencana besar yang hendak dieksekusinya adalah terkait pembangunan moda transportasi umum Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT). Hal ini disampaikan Khofifah usai Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi.


Penetapan Perpres ini sesuai dengan usulan Khofifah yang disampaikan saat rapat terbatas percepatan pembangunan di Istana Bogor beberapa waktu lalu. Kala itu ada beberapa daerah yang diusulkannya, yakni meliputi kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), kawasan BTS (Bromo-Tengger-Semeru), kawasan Selingkar Wilis, dan Lintas Selatan.

Khofifah jelas menyambut baik Perpres tersebut. Detail rencana untuk mengimplementasikan Perpres itu pun langsung disiapkan, salah satunya membangun konektivitas yang baik di kawasan Gerbangkertosusila.

"Kami sungguh sangat bersyukur dan menyambut baik terbitnya Perpres ini, dan ini wujud respons cepat dari pemerintah pusat," kata Khofifah, Jumat (29/11). "Harapannya lewat Perpres ini maka iklim investasi di Jatim juga akan ikut meningkat."

"Kami akan segera menyiapkan detail plan serta membentuk tim taskforce terkait penyediaan transportasi publik termasuk opsi MRT, LRT," imbuhnya. "Serta opsi penambahan kereta commuter, tidak hanya sampai Lamongan tapi sampai Tuban."

Sayangnya gagasan mantan Menteri Sosial ini justru menuai respons sinis dari para warganet. Kebanyakan dari mereka meminta agar Khofifah fokus dahulu merevitalisasi sarana dan prasarana yang ada.

"Dahulukan percepatan pembangunan kota2 kecil di jatim," ujar @ant********an. "Dahulukan perbaikan jalan di desa desa , sungguh sangat ironi indonesia sudah merdeka , masa masih banyak desa di jatim yang jalan nya makadam , padahal banyak potensi wisata bisa lebih cepat lewat jalan jalan itu," imbuh @Le******nto.

"Mohon pencerahan tentang tata ruang jatim dulu bu," kata @wa****ed. "Mbangun box culvert ae suwe e minta ampun. Arep e nggawe ngene," timpal @pi******t82.

You can share this post!

Related Posts