Bos Brand New Music Tanggapi Tuduhan Manipulasi Chart Duet Kim Na Young - Yang Da Il
Musik

Pada kemarin, Minggu (1/12) pukul 6 sore, Kim Na Young dan Yang Da Il merilis lagu duet mereka bertajuk 'Goodbye Lis'. Lagu itu langsung melejit menduduki puncak tangga lagu Melon di tengah malam waktu Korea pada Senin (2/12).

WowKeren - Masalah sajaegi atau manipulasi chart musik memang menjadi masalah sensitif bagi industri musik Korea. Beberapa netter sering kali mencurigai beberapa lagu yang tiba-tiba menempati posisi pertama di chart musik melakukan hal tersebut.

Pada kemarin, Minggu (1/12) pukul 6 sore, Kim Na Young dan Yang Da Il merilis lagu duet mereka bertajuk "Goodbye List." Lagu itu langsung melejit dan masuk chart lagu Melon di tempat ke-16. Lagu tersebut terus naik sampai menduduki puncak tangga lagu di tengah malam waktu Korea pada Senin (2/12).


Namun, suksesnya lagu tersebut di posisi pertama chart musik tak sepenuhnya mendapat respon positif. Beberapa pihak bahkan menduga bahwa lagu tersebut melakukan manipulasi chart. Dugaan ini muncul karena "Goodbye List" telah melampaui "Blueming" milik IU dan dan "Into the Unknown" OST "Frozen II" milik Tae Yeon.

Kecurigaan muncul karena IU dianggap sebagai pembangkit penyanyi "penyapu bersih" pada streaming chart setiap kali ia merilis musik baru. Sementara "Frozen II" diketahui telah mengambil alih perhatian Korea karena telah mengumpulkan lebih dari 8,5 juta penonton dalam 11 hari dan melampaui rekor film pertama dalam seri.

Orang-orang juga mengutip fakta bahwa lagu itu dirilis pada akhir pekan tanpa pemasaran promosi sebagai bagian dari tuduhan. Hal ini kemudian sampai ke telinga Rhymer sang CEO Brand New Music yang merupakan label Yang Da Il.

Rhymer kemudian menanggapi tersebut dengan mengunggah sebuat pernyataan dalam pos Instagram. Dalam unggahan tersebut, ia memposting tangkapan layar chart Melon dan membantah melakukan manipulasi chart.

"Brand New Music tidak akan pernah mengambil bagian dalam tindakan yang tidak terhormat. Kami tidak akan lagi berdiri sebagai Yang Da Il, yang telah menciptakan jalan bagi dirinya secara perlahan dan mantap, dan kerja keras staf Brand New Music telah rusak, dan kami siap untuk mengambil tindakan hukum yang kuat," ungkap Rhymer.

Terhadap unggahan ini, rapper Skull juga meninggalkan komentar berupa emoji "jempol" dan "api" yang mendukung Rhymer. Namun, reaksi beragam terus meningkat, karena baik penggemar dan netter bertanya-tanya apakah pesan tersebut akan menjadi bumerang terhadap artis label pada akhirnya. Bagaimana menurut kalian?

You can share this post!

Related Posts
Loading...