Truk Brimob Lawan Arus di Busway, IPW Sebut Bentuk Arogansi Polisi
Nasional

Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik ulah mobil Brimob yang menerobos jalur busway. IPW menganggap hal ini bertolak belakang dengan aksi polisi yang selama ini mengimbau agar masyarakat tertib berlalu lintas.

WowKeren - Sebuah mobil truk milik Brimob tertangkap kamera saat tengah menerobos jalur busway. Video yang merekam kejadian tersebut menjadi viral di media sosial. Indonesia Police Watch (IPW) pun mengkritik hal ini.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyebut bahwa selama ini pihak kepolisian kerap mengimbau agar warga tertib berlalu lintas. Namun ironisnya, justru pihak kepolisian sendiri yang tidak mematuhi imbauan tersebut.


"Polri selalu meminta masyarakat agar tertib berlalu lintas untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain," kata Neta dilansir Detik, Sabtu (7/12). "Namun seringkali apa yang diimbaukan Polri itu justru tidak dipatuhi oleh oknum-oknum kepolisian. Dengan berbagai alasan dan merasa punya diskresi, mereka melawan arah, melewati bahu jalan, dan memutar arah sesukanya."

Ia menyebut tindakan oknum polisi yang melawan arah tersebut sebagai bentuk arogansi kepolisian yang tidak tertib berlalu lintas. Oleh sebab itu, IPW meminta agar pimpinan Brimob menegur jajarannya yang melakukan aksi tersebut.

"Apa yang dilakukan mobil Brimob itu adalah wujud nyata arogansi jajaran kepolisian yang tidak tertib lalu lintas," ujar Neta. "Dan sangat bertolak belakang dengan kampanye institusinya. Untuk itu pimpinan Brimob perlu menegur ulah konyol mobil Brimob ini."

Sebab walau bagaimanapun juga, tidak bisa dibenarkan jika mobil Brimob melawan arah masuk ke jalur busway. "Jika ada pejabat Polda Metro Jaya yang mengijinkan dan mentolerirnya, hal ini makin menambah kekonyolan yang luar biasa." ucap Neta.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyebut bahwa aksi tersebut dilakukan karena ada diskresi kepolisian. "Ada tugas ke KPK. Ada emergency anggota harus berangkat ke KPK, pengamanan KPK," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus masih dilansir Detik.

Menurut IPW, apa yang dilakukan oleh Brimob tersebut bisa ditiru oleh masyarakat. Ditambah lagi, tidak ada kegentingan memaksa di KPK hingga membuat mobil Brimob tersebut masuk ke jalur busway. "Jika gedung KPK pun terbakar hebat, hanya mobil pemadam kebakaran dan mobil ambulance yang pantas lawan arah di jalur busway menuju gedung KPK," tegas Neta.

You can share this post!

Related Posts