Ini Kata Jokowi Soal Erick Thohir Pecat Dirut Garuda Yang Selundupkan Harley
Nasional
Dirut Garuda Selundupkan Harley

Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memecat Ari Askhara dari jabatannya sebagai Dirut Garuda Indonesia karena dinilai terlibat aktif dalam menyelundupkan Harley Davidson dan Brompton.

WowKeren - Indonesia dibuat geger dengan aksi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., yang dilaporkan terlibat aktif dalam penyelundupan kargo ilegal. Diketahui I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara menyelundupkan sebuah Harley Davidson keluaran 1972 di lambung pesawat baru maskapainya.

Selain sepeda motor klasik berharga tinggi itu, Garuda Indonesia juga diketahui menyelundupkan dua buah sepeda Brompton. Peristiwa ini semakin menarik perhatian publik apalagi usai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut negara harus menanggung kerugian hingga Rp1,5 miliar sebagai akibatnya.


Peristiwa ini juga sukses menjadi pembicaraan panas karena Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir langsung mengambil langkah tegas. Tak butuh waktu lama sejak Dirjen Bea Cukai mengumumkan temuannya ke publik, Erick langsung menonaktifkan Ari dari jabatannya. "Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan Direktur Utama Garuda," ujar Erick tegas, ketika ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

Langkah tegas Erick ini jelas menarik perhatian publik. Pasalnya bukan sekali ini saja Garuda Indonesia terkena skandal besar di bawah kepemimpinan Ari. Namun di era kepemimpinan Menteri BUMN Rini Soemarno, karier Ari tetap mulus.

Sikap tegas Erick itu juga ditanggapi oleh Presiden Joko Widodo. Jokowi menilai langkah Erick sudah tepat dan mendukung sikap tersebut.

"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN," kata Jokowi ketika ditemui usai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6/12) sore. "Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali."

Pemecatan ini, lanjut Jokowi, diharapkan dapat menjadi penegasan. Bahwa tak boleh lagi ada pejabat negara yang memanfaatkan jabatan demi keuntungan pribadi.

"Menteri BUMN sudah tegas sekali. Sudah itu pesan untuk semuanya," imbuh mantan Wali Kota Solo tersebut, dikutip Tribun Banjarmasin. "Jangan main-main. Jangan ada yang mengulang seperti itu lagi."

Saat ini sudah ada sosok Fuad Rizal yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Garuda Indonesia. Namun terkait dengan dirut definitifnya, Jokowi enggan memberikan komentar apa-apa. "Tanyakan ke Menteri BUMN," pungkas Jokowi.

You can share this post!

Related Posts