3 Tempat Ibadah Umat Hindu di Bromo Rusak Misterius, Polisi Lakukan Penyelidikan
Nasional

Polisi masih belum bisa menyimpulkan apakah ketiga bangunan persembahyangan tersebut sengaja dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga akan terus melakukan penyelidikan.

WowKeren - Tiga bangunan tempat persembahyangan bagi umat Hindu Suku Tengger yang ada di lereng Gunung Bromo rusak. Satu bangunan persembahyangan besar terletak di lereng Gua Widodaren dan dan dua bangunan persembahyangan kecil terletak di Gua Lanang dan Gua Wedok.

Penyebab kerusakan ini masih misterius. Saat ini, polisi setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kerusakan tersebut.


Kapolsek Tosari Iptu Bambang Tri mengungkapkan bahwa pihaknya belum berani menarik kesimpulan, apakah padmasana tersebut sengaja dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Yang jelas, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk mengecek kerusakan itu setelah mendapat laporan.

"Kami masih lidik. Kami belum bisa memastikan dan belum berani menyimpulkan apakah itu ada orang yang sengaja merusak," kata Bambang dilansir Detik, Senin (9/12). "Saya baru dapat aduan dan tadi mengecek ke situ."

Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari warga setempat. Tempat persembahyangan yang mengalami kerusakan juga telah diberi garis polisi. Bambang menuturkan bahwa polisi tengah mencari petunjuk dan bukti. Sebab berdasarkan keterangan warga, padmasana tersebut sudah ditemukan rusak ketika warga datang hendak berdoa.

"Selain mencari saksi, kami juga cari petunjuk," jelas Bambang. "Nanti keterangan berdasarkan petunjuk-petunjuk dan bukti-bukti. Karena tadi yang kami mintai keterangan mereka tak mengetahui apakah itu dirusak. Kalau dirusak oleh siapa mereka tak tahu. Karena saat warga datang berdoa sudah rusak. Ada dua warga yang kami mintai keterangan."

Bambang menekankan bahwa padmasana yang rusak tersebut tidak tepat jika disebut rumah ibadah. "Nggak benar disebut rumah ibadah. Tempat ibadah atau berdoa yang benar," lanjutnya.

Sementara itu, Camat Tosari Hari Hijroh menyerahkan kasus ini sepenuhnya ke pihak polisi. Ia ingin pelaku dan juga motif kerusakan ini segera diungkap. "Kami serahkan ke polisi. Mudah-mudah cepat terungkap. Kalau memang ada perusakan ini motifnya apa. Harus diusut," tutur Hari masih dilansir Detik.

You can share this post!

Related Posts